33 C
Semarang
Kamis, 9 Juli 2020

Narkotika Rp 852 Juta Dimusnahkan

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

SALATIGA – Barang bukti tindak pidana yang berupa narkotika dan obat-obatan terlarang di wilayah hukum Salatiga dimusnahkan oleh Kejaksaaan Negeri Salatiga, Kamis (16/3). Barang bukti bernilai kurang lebih Rp 852 juta dimusnahkan setelah memiliki kekuatan hukum tetap di pengadilan.

Pemusnahan barang bukti ini dilakukan pihak Kejari Salatiga bekerja sama dengan pihak RSUD Salatiga yang memiliki alat pembakar berupa incenerator. Pemusnahan barang bukti kejahatan narkoba ini disaksikan Forum Komunikasi Pemerintah Daerah (Forkompimda) Salatiga, terdiri Pj Wali Kota Salatiga Achmad Rofai, Kapolres Salatiga AKBP Happy Perdana Yudianto, Ketua Pengadilan negeri Salatiga Salman Alfariz, Dandim 0714 Salatiga Letkol Azjur Bahasoan. Selain itu juga hadir Direktur RSUD Salatiga, Agus Sunaryo Badan Pengawas RSUD Salatiga, Sri Mulyono.

“Nilai barang bukti ini ratusan juta rupiah. Kalau estimasi harganya Rp 1 juta per gram sabu – sabu, berarti barang bukti yang kami musnahkan nilanya mencapai Rp 852 juta sampai Rp 1 miliar, termasuk pil ektasi,” jelas Kasi Intel Kejari Salatiga Subhan.

Kepala Kejaksaan Negeri Salatiga Bambang Setyadi menjelaskan, barang bukti yang dimusnahkan tersebut (khususnya narkotika) adalah barang bukti yang telah memiliki kekuatan hukum tetap di pengadilan negeri setempat. Langkah pemusnahan dilakukan untuk mengantisipasi agar tidak disalahgunakan.

Barang bukti ini disita dari kejahatan selama tiga bulan terakhir tahun 2016 sampai tiga bulan pertama tahun 2017. “Ini barang bukti selama satu semester khusus narkotika dan obat-obatan. Di mana semua barang bukti ini telah memiliki kekuatan hukum tetap,” tandas Bambang Setyadi. (sas/mg27/ton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Warga Indonesia Diajak Perkuat Kerukunan

RADARSEMARANG.COM, MUNGKID - Ribuan warga dari berbagai daerah di Jawa Tengah mengikuti kegiatan bakti sosial (baksos) pengobatan gratis oleh Perwakilan Umat Buddha Indonesia (Walubi)...

Dikuti 360 Kartunis dari 35 Negara

SEMARANG - Sebanyak 360 kartunis dari berbagai negara, Senin (20/11) mengikuti pameran International Tobacco Carton Exhibition 2017 yang berlangsung di Wisma Perdamaian Semarang. Dalam...

Disdikbud Larang SD dan SMP Bangun Kelas Baru

RADARSEMARANG.COM, KENDAL - Rencana pembangunan lokal kelas di SD dan SMP tahun ini sepertinya akan terdunda. Pasalnya, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kendal memberlakukan larangan...

Warna Rose Gold Jadi Tren Perhiasan 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Majunya teknologi ternyata secara tidak langsung mempengaruhi tren perhiasan. Jika sebelumnya perhiasan hanya didominasi warna emas putih atau emas kuning, tahun...

Bawa Pil, Suporter Semarang Ditangkap

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Tiga orang suporter sepakbola asal Semarang ditangkap aparat Polres Magelang karena kedapatan membawa 14.000 pil yang masuk obat daftar G. Mereka...

Penjualan Daihatsu Naik 3 Persen

SOLO - Manajemen Daihatsu optimistis mampu melampaui target pangsa pasar penjualan sebesar 16 persen hingga akhir 2017. Hal itu melihat kondisi pasar otomotif nasional...