33 C
Semarang
Rabu, 3 Juni 2020

Wihaji-Suyono Ditetapkan Bupati dan Wabup Batang

Another

Di Suriname, Presiden pun Ikut Jemput Didi Kempot (10)

Didi Kempot adalah tombo kangen warga Suriname terhadap tanah leluhur. Untuk mengenang dan menghormati sang maestro, puluhan artis di...

Dari ”Terminal Tirtonadi” ke ”Pantai Klayar” lewat ”Dalan Anyar” (9)

Pola yang dipakai Didi Kempot dalam ”Stasiun Balapan” diterapkan pula pada lagu-lagunya yang mengambil nama tempat: memadukannya dengan kisah...

Dari Stasiun Balapan, Didi Kempot Berjalan Jauh… (8)

Cerita seorang tetangga dan pernah mengamen di sana menjadi inspirasi di balik lirik Stasiun Balapan. Dari lagu yang semula cuma...

BATANG-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Batang secara resmi menetapkan pasangan calon (Paslon) Bupati Wihaji dan Wakil Bupati Suyono, di Kantor KPU Batang, Rabu (15/3) kemarin. Selain itu, KPU juga mengapresiasi semua pihak baik paslon, partai pengusung dan masyarakat umum, yang mengikuti jalannya pesta demokrasi secara damai tanpa ekses.

“Tahapan Pilkada secara umum berjalan baik dan kondusif. Mulai rangkaian tahapan pendaftaran pasangan calon (paslon), kampanye, proses pemungutan dan penghitungan rekapituasi berjalan dengan baik,” kata Ketua KPU Kabupaten Batang, Adi Pranoto.

Sesuai hasil rekapitualsi di Gedung Korpri 22 Februari 2017, berdasarkan Keputusan KPU Batang bahwa pasangan nomor 1 H Wihaji SPd-Suyono SIP, MM yang diusung Partai Golkar, PPP dan Hanura memperoleh suara 245.181 atau 56.6 persen, paslon nomor 2 yang diusung PDIP dan Gerindra yaitu Lafran-Slamet Urip mendapatkan 116.925 suara atau 27 persen, paslon nomor urut 3 yaitu As Burhan-Acara Ariani yang diusung PKB dan Nasdem mendapatkan 63.232 suara atau 14,6 persen dan paslon nomor 4 Ahcmad Faizin-Erna Yuniwati yang diusung Partai Demokrat, PAN dan PKS mendapatkan 7.604 suara atau 1,8 persen. “Dengan jumlah suara dan persentase yang diperoleh, paslon nomor 1 resmi ditetapkan sebagai bupati dan wakil Bupati terpilih,” tegasnya.

Pasca dilakukan rapat pleno terbuka penetapan paslon pemenang Pilkada dan penandatanganan surat keputusan, KPUD Batang besok (Kamis, 16/3) akan menghadap DPRD Batang untuk diajukan ke pemerintah. Dalam hal ini Gubernur Jawa Tengah, agar melantik menjadi Bupati dan Wakil Bupati Batang periode 2017-2022. “Selanjutnya KPU akan menindaklanjuti berbagai masukan dan permasalahan yang ada saat Pilkada 2017, sebagai bahan evaluasi Pilkada ke depan,” katanya.

Bupati Terpilih Wihaji yang didampingi Wakil Bupati terpilih Suyono, setelah ditetapkan sebagai pemenang Pilkada mengucapkan syukur Alhamdulilah bisa dipercaya rakyat Batang memimipin Kabupaten Batang lima tahun ke depan.

“Kemenangan ini, bukan kemenangan kami berdua, tapi kemenangan semua rakyat Kabupaten Batang,” kata Wihaji mewakili keduanya.

Wihaji dan Suyono berjanji akan menjalankan amanah sesuai dengan visi misinya seperti janji mereka dalam kampanye. Hal itu akan diterjemahkan ke dalam rencana pembangunan menengah dan rencana pembangunan jangka panjang daerah Kabupaten Batang.

“Untuk menyukseskan pembangunan, kami akan melakukan komunikasi dengan pasangan calon bupati lain, tokoh masyarakat, tokoh agama, LSM, birokrasi, DPRD dan masyarakat Kabupaten Batang untuk bekerjasama dalam rangka membangun Batang yang lebih baik lagi,” jelas Bupati Wihaji. (han/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Di Suriname, Presiden pun Ikut Jemput Didi Kempot (10)

Didi Kempot adalah tombo kangen warga Suriname terhadap tanah leluhur. Untuk mengenang dan menghormati sang maestro, puluhan artis di...

Dari ”Terminal Tirtonadi” ke ”Pantai Klayar” lewat ”Dalan Anyar” (9)

Pola yang dipakai Didi Kempot dalam ”Stasiun Balapan” diterapkan pula pada lagu-lagunya yang mengambil nama tempat: memadukannya dengan kisah kasih. Lirik-liriknya memicu penasaran orang...

Dari Stasiun Balapan, Didi Kempot Berjalan Jauh… (8)

Cerita seorang tetangga dan pernah mengamen di sana menjadi inspirasi di balik lirik Stasiun Balapan. Dari lagu yang semula cuma diproduksi 100 biji kaset itu,...

Didi Kempot Tak Suka Merayu meski Jago Bikin Lagu Romantis (7)

Salah satu kesedihan terbesar dalam hidup Didi Kempot adalah tak bisa menunggui kelahiran anak pertama karena tak punya ongkos pulang. Sempat membuatkan lagu khusus...

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi, Jawa Pos — KATA sang kakak, ”Pas kecil...

More Articles Like This

Must Read

P3 l Halal Bihalal

RADARSEMARANG.COM - Dengan tema "hadirkan ketulusan di indahnya Fitri" P3 l (persatuan perusahaan periklanan) Jateng mengadakan acara Halal Bihalal bertempat di hotel Gets Semarang...

Berjudi di Angkot, 10 Orang Dibekuk

RADARSEMARANG.COM, SALATIGA - Unit Resmob Sat Reskrim Polres Salatiga yang langsung dipimpin Iptu Danang menindak para pelaku judi dadu kopyok di dalam angkutan prona...

Usung Konsep Outdoor, Hanya Beratap Payung

SEMARANG- Konsep angkringan yang baru dan unik kembali hadir di Semarang. Kali ini Patra Hotel and Convention Semarang mencoba mengangkat konsep angkringan outdoor yang...

Bank Mega Buka Cabang di Transmart

SEMARANG – Menghadapi lebaran tahun ini Bank Mega menyiapkan penukaran uang baru untuk masyarakat Rp 5 miliar. Penukaran uang baru ini dapat dilakukan di...

Jukir Tangkap Pencuri Helm

SALATIGA – Juru parkir di Pasarraya I Salatiga berhasil menangkap pelaku pencurian helm di parkiran. Pelaku yang diketahui bernama Andi Ari Adi, 35, warga...

Tempe Jadi Teman Mabuk

KEBUMEN—Sebanyak 13 pemuda yang sedang makan tempe di Waduk Sempor ditangkap jajaran Polres Kebumen, Sabtu (15/4) malam. Pasalnya mereka makan tempe sebagai teman pesta...