Operasi Narkoba, BNNP Sasar Hiburan Malam

Must Read

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau...

PEKALONGAN – Meminimalisasi ruang gerak peredaran narkoba, Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jateng menggelar Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan Peredaran Gelap Narkoba (PG4N). Tempat hiburan malam, yang ditengarai menjadi sarang narkoba kembali disasar untuk diperiksa. Salah satunya, di kawasan hiburan malam Dupan Square Pekalongan, pada Senin malam (13/3) kemarin.

Sebanyak ratusan orang, terdiri atas Pemandu Lagu (PL), pegawai hingga security diwajibkan mengikuti tes urine. “Semua kami tes urine, mulai dari manajer, operator, security hingga OB tidak terkecuali,” jelas Operasional Crown Dupan Club & KTV, Dedi Firmansyah.

Pemeriksaan tersebut, kata Dedi, merupakan respon pihak Dupan atas kegiatan yang digelar oleh BNNP Jateng. Perusahaannya sangat peduli dengan pemberantasan narkoba. “Dengan adanya tes urine tersebut, kami ingin menunjukkan bahwa tempat kami pro pemberantasan narkoba. Dan semua orang yang terlibat dalam bisnis ini, jauh dari narkoba,” katanya.

Tak hanya itu, pihaknya juga aktif memberikan informasi kepada BNN. “Kami tidak menolerir jika ada yang terlibat. Langsung kami PHK dan laporkan ke polisi,” tandasnya.

Kepala BNNP Jateng, Tri Agus Heru Prasetyo yang diwakili Penyidik Madya BNNP Jateng AKBP Teguh Riyanto, menerangkan bahwa kegiatan tersebut dalam rangka aksi PG4N. “Ini sebagai bentuk usaha kami dalam membatasi ruang gerak narkoba. Sasaran kami tentunya pekerja dunia malam, karena mereka rawan terlibat narkoba,” tegas Teguh.

Narkoba, tegasnya, sangat berbahaya. Sekali seseorang mengonsumsi, akan terus kecanduan. Pengedar sering menyasar pekerja dunia hiburan, karena mereka calon konsumen terbaik. “Apapun jenisnya, jangan sampai kena narkoba. Kalau kalian mengetahui ada narkoba, hubungi kami. Jangan disembunyikan, laporkan,” serunya mengingatkan semua pegawai yang sedang diperiksa urinenya.

Dalam tes urine tersebut, dari semua orang yang diperiksa. Hasilnya, semua nihil dari narkoba. Sehingga bisa dipastikan, semua orang yang bekerja di area tersebut bebas dari narkoba. (han/ida)

 

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini hadir dengan keunggulan internal memori...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau SARS 18 tahun lalu. SARS: yang...

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar...

Lomba Cepat

Berita buruknya: korban virus Wuhan bertambah terus. Sampai kemarin sudah 106 yang meninggal. Hampir semuanya di Kota Wuhan --ibu kota Provinsi Hubei.Berita baiknya: yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -