Tawarkan Gowes Kelilingi Bangunan Kuno

Must Read

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden...

Air Semut

Kota ini di tengah Gurun Gobi. Jaraknya empat jam dari kota di baratnya. Juga empat jam dari kota di...

SEMARANG – Kegiatan cycling tour yang diinisiasi Pegiat Kawasan Kota Lama Semarang kini tersedia untuk menyemarakkan aktivitas pariwisata di area tersebut. Paket tersebut menawarkan sensasi bersepeda mengelilingi bangunan-bangunan kuno bersejarah.

Yuliansyah Ariawan, salah seorang Pegiat Kota Lama mengatakan, hal ini dilakukan sebagai usaha untuk menjadikan Kota Lama Semarang terdaftar sebagai World Heritage List di UNESCO. ”Sekarang ini masih tentative list, jadi ada kemungkinan degradasi. Tapi kami terus berusaha mengenalkan Kota Lama sebagai ikon wisata Semarang,” terangnya. Pada cycling tour Minggu (12/3) Pegiat Kota Lama Semarang mengajak Jawa Pos Radar Semarang berkeliling ke salah satu bangunan cagar budaya Semarang, Kesusteran St. Fransiskans di Jalan Ronggowarsito.

Start dari gedung Monodhuis milik Oey Tiong Ham yang terkenal sebagai Raja Gula Asia di Jalan Kepodang, rombongan dipandu oleh Ari melalui kawasan Kota Lama menuju St. Fransiskans. Di sana, Ari bersama Suster Kepala Bertha menjelaskan tentang bangunan peninggalan Belanda yang kini dijadikan sekolah suster Katolik dan telah ada sejak 1800-an. ”Kami memang menggandeng stakeholder dari bangunan cagar budaya yang ada di kawasan Kota Lama, dengan tujuan untuk melestarikan,” katanya.

Ari mengatakan, tur sepeda ini juga dilakukan sebagai alternatif bagi wisatawan yang mampir ke Kota Lama jika ingin bersantai dan menikmati suasana yang kental dari bangunan-bangunannya.

”Selain cycling tour kami juga menyediakan walking tour. Tapi itu dilakukan malam hari karena siang kan panas dan juga bisa lebih santai,” ungkapnya.

Sedikitnya 20 sepeda dan becak disediakan bagi pengunjung yang ingin berkeliling Kota Lama. Kegiatan ini rutin dilakukan seminggu sekali pada akhir pekan.

Terdapat tiga jalur yang bisa ditelusuri sembari gowes seperti Jalur Satu yang meliputi Kawasan Kota Lama hingga Pengapon, lalu Jalur Dua, Kawasan Kota lama hingga Bubakan dan Jalur Tiga, yakni Kawasan Kota Lama dan Pecinan. Cukup rogoh kocek Rp 35.000 untuk Jalur Satu dan Dua, dan Rp 50.000 untuk Jalur Tiga, paket tur Kota Lama dengan bersepeda ini bisa dinikmati. (mg26/ric/ce1)

 

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Latest News

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...

Air Semut

Kota ini di tengah Gurun Gobi. Jaraknya empat jam dari kota di baratnya. Juga empat jam dari kota di timurnya. Kota yang di barat itu,...

Random News

Incar Sejumlah Pemain Muda

SEMARANG - Pelatih dan manajemen PSIS Semarang saat ini mulai berburu nama pemain incaran yang diproyeksikan akan bergabung bersama tim berjuluk Mahesa Jenar ini...

Menjalin Kerjasama Kendal-Semarang

RADARSEMARANG.COM - PERKEMBANGAN sektor bisnis dan wisata di Kota Semarang begitu cepat dan pesat. Hal ini akan positif bagi kabupaten dan kota lain di...

Perlu Target Jelas Atasi PMKS

SEMARANG – Pemerintah perlu memiliki target jangka pendek dalam menyelesaikan penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) di Jateng. Tanpa adanya target, akan sulit mengukur tingkat...

Ribuan Orang Berdoa untuk Pendeta Petrus Agung

UNGARAN- Jenazah Pendeta Petrus Agung Purnomo, Rabu (16/3) siang dimakamkan di Heaven Hill Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang. Ribuan orang mengikuti prosesi pemakaman tokoh...

More Articles Like This

- Advertisement -