33 C
Semarang
Senin, 10 Agustus 2020

Percepat Perbaikan, Jalan Kaliwungu-Boja Ditutup

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

KENDAL—Jalan Kaliwungu-Boja rencananya akan ditutup bagi kendaraan roda empat. Hal itu dilakukan lantaran kondisi longsor akibat tanah labil semakin mengkhawatirkan dan sangat berisiko jika dilalui kendaraan roda empat. Selain kekhawatiran akan longsor susulan, juga untuk mempercepat pekerjaan pembuatan jalan darurat sementara agar cepat selesai. Meski ditutup untuk pengendara roda empat, tapi kendaraan roda dua masih diperbolehkan melintas.

Untuk mengantisipasi warga yang selama ini naik angkutan, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kendal akan menyediakan dua sub terminal. Yakni berada di dua ujung jalan yang rusak, di sisi selatan dan sisi utara.

Sehingga angkutan tidak sampai melintasi jalan yang putus. Tapi berhenti dan menurunkan penumpang di sub terminal. Selanjutnya, untuk menuju sub terminal kedua, penumpang jalan kaki sekitar 20 meter dan melanjutkan penampungan dengan naik angkutan yang berbeda. “Sub terminal dadakan ini kami tujukan agar warga bisa tetap beraktivitas selama ada perbaikan jalan di Desa Darupono,” kata Kepala Dishub Kendal, Mohammad Toha.

Toha mengimbau agar pengendara roda empat yang ingin melewati jalan tersebut agar menggunakan jalan utama yakni jalan pantura Semarang. “Pengendara dari Kendal yang ingin ke Boja atau sebaliknya sebaiknya lewat Ngaliyan atau pantura Semarang,” ujarnya.

Sementara untuk jalan rabat beton yang ambles dan putus dibongkar dan disingkirkan ke sisi timur talut yang longsor. Kontraktor pelaksana PT Wiwaha Wahyu Wijaya Perkasa dari Semarang, ditargetkan menyelesaikan perbaikan jalan sementara selama dua pekan ke depan.

Pantauan di lapangan, rabat beton yang sebelumnya ambles dan miring sudah dibongkar dan disingkirkan. Kondisi jalan sekarang berupa tanah padas. Dan satu unit eskavator dikerahkan untuk meratakan tanah padas.

Jatmiko Aji, pengawas lapangan dari PT Wiwaha Wahyu Wijaya Perkasa mengatakan bahwa pihaknya ditargetkan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kendal bisa menyelesaikan pembangunan jalan sementara selama dua pekan ke depan.

Secara teknis, sisi timur jalan atau bekas talud yang longsor akan diberi tiang pancang dengan diameter 30 sentimeter. Tiang pancang yang disiapkan mencapai 300 unit dengan ketinggian 12 meter dan 18 meter.

Tiang pancang dipasang tidak hanya di sisi timur, tapi juga sisi barat jalan dan akan dikaitkan dengan besi pengikat. Jarak antara tiang pancang yang satu dengan yang lainnya hanya sekitar lima sentimeter sehingga jaraknya akan sangat rapat. Semetara panjang jalan yang longsor sekitar 40 meter. “Kami mulai efektif bekerja hari ini (kemarin, red) dan ditargetkan dua pekan ke depan. Besok Sabtu diupayakan tiang pancang sudah dibawa ke lokasi. Kami juga mendatangkan crane untuk memasang tiang pancang tersebut,” terangnya. (bud/ida)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

21 Nelayan Jateng Ditangkap

SEMARANG - Para nelayan di Kabupaten Pati, terutama pengguna alat tangkap cantrang, meminta jaminan keamanan saat melaut. Sebab, toleransi larangan penggunaan cantrang selama enam...

Baru Dua Paslon Miliki Kendaraan

RADARSEMARANG.COM, KUDUS – Dua bakal paslon memastikan memiliki kendaraan untuk pertarungan pilkada serentak 2018. Yakni Masan-Nor Yasin (AN-NOOR) dan Akhwan–Hadi Sucipto (AKHI). AN-NOOR sudah...

Pemkot Tak Tangani Relokasi Makam

"Kami tidak menangani relokasi makam yang terdampak jalan tol di daerah Ngaliyan tersebut. Sebab, makam itu dikelola warga." Suriyati - Kabid Pertamanan dan Pemakaman Dinas Perumahan...

Momentum Genjot Pembinaan

RADARSEMARANG.COM, GROBOGAN - Ajang Djarum Foundation Kejurkab Bulutangkis Grobogan 2018 memainkan 261 pertandingan yang mencakup laga kelompok usia tingkat pra dini hingga kelompok veteran....

Gus Mus: Puisi Adalah Keindahan

SEMARANG – Gelaran sastra pelataran ke-12, menjadi giliran Mustofa Bisri atau yang akrab dengan sapaan Gus Mus. Ratusan penikmat sastra, dari seluruh wilayah Kota...

Mahasiswa Jangan Lupakan 4 Pilar

SALATIGA -  Empat pilar MPR RI yang terdiri dari Pancasila, UUD 1945, NKRI dan  Bhinneka Tunggal Ika disebutnya sudah final dan menjadi pertahanan  bangsa. ...