Perampok Antar Daerah, Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Must Read

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden...

KAJEN-Komplotan perampok antar daerah atau antar propinsi yang sedang melakukan pesta narkoba jenis sabu usai merampok di Kabupaten Pekalongan, Kamis (9/3) kemarin, digerebek oleh Tim Buser Gabungan Polda Metro, Polda Jateng dan Polres Pekalongan, di sebuah rumah di Perum Balai Agung Desa Kebunagung, Kajen. Usai ditangkap, mereka langsung digelandang ke Polda Metro untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Petugas gabungan mengenakan pakaian preman. Setelah sebelumnya telah melakukan pengintaian terhadap para pelaku yang diketahui sudah menjadi DPO (Daftar Pencarian Orang) Polda Metro Jaya, dengan kerugian sekitar Rp 4 miliar.

Kasubbag Humas Polres Pekalongan, AKP Aries Tri Hartanto, menjelaskan bahwa tim gabungan terdiri atas Satu Reskrim Polda Metro, Sat Reskrim Polda Jateng dan Buser Polres Pekalongan. Tim berhasil melaksanakan penangkapan terhadap tersangka pencurian yang mengakibatkan kerugian sekitar Rp 4 miliar. Saat penangkapan, kebetulan kawanan perampok sedang pesta narkoba di sebuah rumah di Perum Balai Agung Desa Kebunagung, Kajen.

“Setelah diperiksa, ternyata tersangka perampokan yang jadi DPO dan langsung dibawa anggota Polda Metro ke wilayahnya. Sedangkan dua tersangka yang ikut pesta sabu dilimpahkan ke Satres Narkoba Polres Pekalongan,” jelas AKP Aries.

AKP Aries juga mengatakan bahwa barang bukti merupakan narkoba jenis sabu-sabu, saat ini sudah dibawa ke Labfor Polda Jateng dan telah dinyatakan barang tersebut memang sabu-sabu. Adapun kedua tersangka yakni Tri Supriyadi, 34, dan Febri, 31, ditangkap anggota Polres Pekalongan saat pesta sabu. “Setelah diperiksa, kedua tersangka hanya pemakai, mereka hanya diberi sama temannya, yang ternyata pelaku perampokan yang masuk target operasi (TO) Polda metro,” kata AKP Aries. (thd/ida)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...

Air Semut

Kota ini di tengah Gurun Gobi. Jaraknya empat jam dari kota di baratnya. Juga empat jam dari kota di timurnya. Kota yang di barat itu,...

Rombak Kurikulum

Reformasi besar-besaran. Di bidang kurikulum pendidikan. Itulah instruksi Presiden Joko Widodo. Kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim. Kemarin. Kata 'reformasi' saja sudah sangat ekstrem. Apalagi...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -