33 C
Semarang
Kamis, 9 Juli 2020

Banjir Sungai Serayu Menyisakan Trauma Bagi Warga

Tiga Rumah Sudah Menggantung di Sungai

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

Warga yang tersapu banjir bandang sungai Serayu sepekan lalu masih berada dalam bayang-bayang ketakutan. Tiga keluarga di Kelurahan Kejajar, Kecamatan Kejajar, masih mengungsi ke rumah warga yang dinilai lebih aman. Mereka belum berani kembali ke rumah masing-masing lantaran masih trauma.

KETIGA rumah yang masih dikosongkan penghuninya masing-masing milik Marham, Budiyono dan Kasihman. Barang-barang berharga telah dipindahkan. Dan mereka, bersama istri dan anak-anak menginap di salah satu rumah warga.

“Tidak ada yang berani nginep di rumah. Saya saja mau ngungsi ini,” aku Munadah, istri Budiyono, Minggu (5/3) sore.

Bencana banjir Sungai Serayu di Dusun Krakal sepekan lalu, sedikitnya menghancurkan satu rumah. Rumah yang hancur disapu banjir itu juga sudah ditinggal penghuninya. Sementara 4 rumah yang berada di tanggul, satu diantaranya juga sudah dibongkar.

Adapun pemilik 3 rumah yang berada tepat bibir sungai (tanggul) masih memilih bertahan, meski dalam bayang-bayang ketakutan dan terus mengungsi. “Gimana lagi, saya asli sini, itu juga rumah satu-satunya nggak mungkin saya tinggal,”jelas Budiyono saat diwawancarai di rumah pengungsian.

Diceritakannya, banjir pada Minggu (26/2) dan Senin (27/2) lalu luar biasa besar. Bahkan, selama ia hidup, belum pernah menjumpai banjir sebesar kemarin. Dibeber, ketinggian banjir mencapai 5 meter hingga mampu menghancurkan bronjong dan fondasi rumah. Airnya coklat pekat bercampur tanah. Selain itu ada material lain seperti batu-batu besar dan kayu.

“Kata petugas, sebab banjir karena ada longsoran Gunung Prahu,” katanya.

Pengungsi lain, Kasihman menambahkan, yang dikhawatirkan saat ini yakni adanya banjir susulan. Sebab, tanggul dari bronjong dan senderan sudah hanyut bersama banjir. Sehingga jika ada banjir serupa ke-3 rumah sangat mungkin ikut hanyut. “Ibaratnya sekarang benar-benar telanjang, dan sudah ngepres dengan fondasi rumah,” imbuhnya.

Yang dikhawatirkan selanjutnya, yakni adanya banjir terusan dari atas perkampungan. Digambarkan dia, sekira 100 meter di atas perkampungan warga terdapat cekungan atau tikungan sungai. Jadi, apabila ada banjir besar dimungkinkan tidak akan mengalir melalui jalur sungai saat ini, melainkan menerjang lahan pertanian, kemudian menyapu perkampungan warga.

“Itu yang kedua. Kalau yang dikhawatirkan kita ini terjadi, yang kena bukan hanya 3 rumah. Tapi semuanya,” katanya.

Adapun yang dikhawatirkan berikutnya yaitu banjir yang dipicu longsor. Soalnya, kata Kasihman, di bagian atas desa, tepatnya di Desa Suren Gede sudah terdapat rekahan tanah yang sangat lebar. Jika rekahan tersebut melorot ke sungai bisa jadi akan memicu banjir bandang seperti banjir sepekan lalu.

“Semoga sih nggak ada kejadian itu lagi. Cukup kali ini saja,” harapnya.

Harapan masyarakat di sekitar lokasi, ke depan ada pengerukan sungai Serayu secara rutin. Selain itu, mereka berharap agar di sepanjang sungai kembali dibangun senderan penahan banjir. Baik dengan bronjong seperti dulu maupun senderan memakai tembok semen.

“Alat berat yang di situ setiap hari beroperasi. Petugas juga sudah pada datang sudah ada wacana mau disender, cuma waktunya entah kapan,” jelasnya. (cr2/ton)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

RS Tujuh Lantai Segera Dibangun

PURWOREJO—Rumah sakit modern berlantai 7 akan dibangun oleh Pemkab Purworejo. Lokasinya, di sebelah barat patung Jenderal Oerip Sumohardjo (Patung Kuda) Kelurahan Borokulon, Kecamatan Banyuurip....

Ganjar Unggul, Sudirman Optimistis Menang

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Tiga hari menjelang pencoblosan Pilgub Jateng, lembaga survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) merilis elektabilitas pasangan calon gubernur dan wakil...

Bagi Rezeki di Bulan Ramadan

SEMARANG – Midea elektronik, salah satu produk elektronik asal China, di bulan ramadan ini tidak hanya mementingkan keuntungan dalam penjualan elektronik. Sebaliknya di bulan...

Sebulan, 5 Terpal PKL Raib

PURBALINGGA – Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di Jalan Wirasaba atau Gang Mayong, harus hati-hati. Pasalnya, pencuri kini tengah mengincar terpal tenda milik...

Banyak Bangunan Mangkrak di Salatiga

SALATIGA - Kinerja Pemkot Salatiga di masa kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Yulianto-Muh. Haris (Yaris) dipertanyakan. Sebab, banyak pembangunan fasilitas tidak dapat...

Gaya Pujian Pembangkit Motivasi Belajar

RADARSEMARANG.COM, PROSES pembelajaran adalah sebuah proses yang unik karena selain dituntut untuk mampu memberikan pengalaman dan pengetahuan yang baru pada peserta didik juga harus...