33 C
Semarang
Senin, 1 Juni 2020

Pengelolaan Berganti Controlled Landfill

Another

Di Suriname, Presiden pun Ikut Jemput Didi Kempot (10)

Didi Kempot adalah tombo kangen warga Suriname terhadap tanah leluhur. Untuk mengenang dan menghormati sang maestro, puluhan artis di...

Dari ”Terminal Tirtonadi” ke ”Pantai Klayar” lewat ”Dalan Anyar” (9)

Pola yang dipakai Didi Kempot dalam ”Stasiun Balapan” diterapkan pula pada lagu-lagunya yang mengambil nama tempat: memadukannya dengan kisah...

Dari Stasiun Balapan, Didi Kempot Berjalan Jauh… (8)

Cerita seorang tetangga dan pernah mengamen di sana menjadi inspirasi di balik lirik Stasiun Balapan. Dari lagu yang semula cuma...

MUNGKID – Sistem pengelolaan TPA Pasuruhan di Kecamatan Mertoyudan Kabupaten Magelang diubah oleh Dinas Lingkungan Hidup. Pengelolaan dengan sistem tradisional atau hanya ditumpuk kini menjadi controlled landfill.

“Saat ini nilai P1 kita 75,4 sedangkan nilai minimal untuk bisa memperoleh piala Adipura adalah 75. Kita optimis bisa peroleh piala tersebut dengan dukungan dari semua pihak,” ujar Kadinas LH Tri Agung Sucahyono, kemarin.

Menurutnya, perubahan pengolahan sampah ini turut berperan dalam menyumbang penilaian Adipura. “Sistem sudah kita ubah sejak 2016 lalu,” kata dia.

Kepala Bidang Kebersihan dan Pertamanan DLH, Urip Rahardjo menambahkan, pengolahan sampah dengan konsep controlled landfill mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Selain mengurangi bau sampah, dengan pengolahan secara controlled landfill kita juga bisa mengambil manfaat dari keberadaan sampah yang sudah berumur tahunan,” jelasnya.

Dia menyebutkan, pihaknya mengolah sampah menjadi biogas serta pupuk kompos. Caranya, dengan memilah antara sampah organik dan anorganik. Untuk sampah yang sudah berumur sekitar 8 tahun, ditimbun dengan tanah. “Timbunan sampah tersebut kemudian kita pasangi pipa. Dengan proses sedemikian rupa, sampah tersebut akan menghasilkan biogas yang disalurkan melalui pipa,” terangnya.

Biogas itu sendiri, menurutnya, dapat dimanfaatkan untuk memasak seperti gas elpiji. Diperkirakan, biogas yang dihasilkan dari TPA Pasuruhan dapat dimanfaatkan oleh warga sekitar Pasuruhan dan Deyangan.

“Saat ini kita juga sedang memikirkan untuk membuat lokasi TPA ini lebih indah dan bersih. Salah satunya dengan menanam tanaman bunga,” katanya. (vie/lis)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Di Suriname, Presiden pun Ikut Jemput Didi Kempot (10)

Didi Kempot adalah tombo kangen warga Suriname terhadap tanah leluhur. Untuk mengenang dan menghormati sang maestro, puluhan artis di...

Dari ”Terminal Tirtonadi” ke ”Pantai Klayar” lewat ”Dalan Anyar” (9)

Pola yang dipakai Didi Kempot dalam ”Stasiun Balapan” diterapkan pula pada lagu-lagunya yang mengambil nama tempat: memadukannya dengan kisah kasih. Lirik-liriknya memicu penasaran orang...

Dari Stasiun Balapan, Didi Kempot Berjalan Jauh… (8)

Cerita seorang tetangga dan pernah mengamen di sana menjadi inspirasi di balik lirik Stasiun Balapan. Dari lagu yang semula cuma diproduksi 100 biji kaset itu,...

Didi Kempot Tak Suka Merayu meski Jago Bikin Lagu Romantis (7)

Salah satu kesedihan terbesar dalam hidup Didi Kempot adalah tak bisa menunggui kelahiran anak pertama karena tak punya ongkos pulang. Sempat membuatkan lagu khusus...

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi, Jawa Pos — KATA sang kakak, ”Pas kecil...

More Articles Like This

Must Read

Jalan Kepil-Kalibawang Rusak

WONOSOBO - Jalan Kabupaten, yang menghubungkan kecamatan Kepil dan Kalibawamg rusak parah. Akibatnya, warga satu desa yang ikut wilayah kecamatan Kalibawang, Desa Kalikarung, harus...

Tesla Antara Gosip dan Fakta

Oleh: Dahlan Iskan Beli karena gosip, jual karena fakta. Itulah kenyataan di pasar modal. Ketika mendengar rumor orang berbondong beli saham. Biasanya rumor itu rumor baik:...

Protes Jadwal dan Siaran Langsung

SEMARANG – PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi kemarin merilis jadwal Liga 2 yang akan mulai kickoff 19 April 2017 mendatang. Namun...

Warga Kanjengan Tuntut Diterbitkan HGB Baru

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Puluhan warga yang tergabung dalam Perkumpulan Pertokoan Kanjengan (PPK) Kota Semarang menuntut agar dilakukan perpanjangan atau diterbitkan kembali Hak Guna Bangunan (HGB)...

Asita Gencar Gaet Wisatawan Uni Eropa

RADARSEMARANG.COM, SOLO–Dicabutnya izin terbang ke Eropa alias EU Flight Ban berbanding lurus dengan terbukanya promosi wisata Kota Solo di benua biru. Apalagi selama ini...

250 Napi Berkompetisi

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Sebanyak 250 warga binaan pemasyarakatan (WBP) yang menghuni Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kedungpane, Semarang, berkompetisi dalam ajang Pekan Olahraga dan Seni ‎Antar Warga Binaan...