Air Meluap, Pagar Bengkel Ambrol

Must Read

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau...

MAGELANG – Selokan di sepanjang Jalan Urip Sumoharjo tak mampu menampung volume air yang meningkat, karena hujan deras, Kamis, (2/3) lalu. Akibatnya, air meluber hingga ke halaman bengkel mobil Sumber Jaya, di Kampung Pongangan, Wates, Kota Magelang. Hal itu memicu ambrolnya pagar permanen milik korban Beni.

Beni, 30, mengaku kejadian begitu cepat. Luberan air mencapai setinggi betis orang dewasa. Air kemudian mengikis tanah. Setelah menggenang, terdengar suara gemuruh. “Ternyata longsor di bagian belakang bengkel,” katanya, kemarin.

Dari kejadian ini, bangunan tempat istirahat montir dan gudang penyimpanan alat perbengkelan ambruk. Serta belasan drum berisi oli bekas terseret. Tanah di lereng bantaran Kali Elo juga ikut longsor sepanjang 25 meter. Dan menimpa teras warga setempat. “Setelah ini saya berencana membangun kembali fondasi yang lebih kuat dan pagar yang terkena longsor, serta membuat tanggul di parit depan bengkel,” ujarnya yang juga membantu pembangunan teras warga.

Sariyati, 40, pemilik rumah yang terasnya terkena longsoran masih khawatir musibah terulang. Apalagi, menara air milik bengkel terlihat mau ambruk. “Kalau ambruk bisa menimpa rumah kami,” tambah Sariyati mengalami kerugian sekitar Rp 10 juta.

Ia mengapresiasi, niat baik dari pemilik bengkel untuk memperbaiki teras rumah miliknya. Selain itu, bantuan dari Dinas Sosial juga segera datang. Pantauan koran ini, sejumlah warga bersama pekerja bengkel terlihat mengangkat mesin dan besi yang masih bisa diselamatkan.

“Sebelumnya sudah ramai yang membantu, dan ada yang sudah pulang. Soalnya, pekerja bengkel sangat banyak dan langsung membereskan,” ujar Solikhin, 45, warga setempat. (put/lis)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini hadir dengan keunggulan internal memori...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau SARS 18 tahun lalu. SARS: yang...

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar...

Lomba Cepat

Berita buruknya: korban virus Wuhan bertambah terus. Sampai kemarin sudah 106 yang meninggal. Hampir semuanya di Kota Wuhan --ibu kota Provinsi Hubei.Berita baiknya: yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -