33 C
Semarang
Rabu, 15 Juli 2020

3 Jam, Terkumpul Rp 1 Juta

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

TEMANGGUNG – Musibah banjir yang menimpa warga Dusun Kenjuran Desa Purwosari Kecamatan Sukorejo Kabupaten Kendal beberapa hari yang lalu, menjadi perhatian Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Temanggung. Para mahasiswa yang tergabung dalam PMII itu melakukan aksi solidaritas dengan penggalangan dana bencana di perempatan traffic light Jalan Suwandi Suwardi Kowangan Temanggung, Kamis (2/3) siang.

Puluhan mahasiswa mengenakan jas biru almamater PMII tampak membawa kardus dan menyambangi satu per satu penggendara sepeda motor maupun mobil yang berhenti di perempatan tersebut. Koordinator lapangan (korlap) aksi penggalangan dana Muhammad Sirojul Umam menuturkan, kegiatan ini digelar sebagai respon keprihatinan terhadap sesama atas terjadinya bencana banjir bandang dahsyat yang melanda Dusun Kenjuran.

“Bencana di Kenjuran kami anggap cukup dahsyat karena mengakibatkan dua warga hilang dan belum diketemukan sampai sekarang. Selain itu terdapat kerugian material setelah 11 rumah hancur, 3 rata dengan tanah, serta 3 bangunan lain turut terseret aliran banjir,” jelasnya, kemarin.

Selama 3 jam menggalang dana, akhirnya terkumpul sebesar Rp 1.040.000. Dana yang terkumpul nantinya akan diserahkan kepada korban pengungsi yang mencapai 300 jiwa. Baik berupa uang tunai atau bantuan logistik barang seperti makanan, obat obatan, dan pakaian. “Aksi galang dana ini rencananya akan dilakukan selama tiga hari ke depan,” ucapnya.

Ketua Umum PC PMII Temanggung Arief Safrodin menambahkan, aksi galang dana seperti ini bukan kali pertama. Sebelumnya mereka pernah melakukan aksi penggalangan dana untuk gempa Aceh, longsor Purworejo, longsor Banjarnegara, bahkan peduli Palestina. “Saya berharap, dengan bantuan ini, turut meringankan beban saudara kita warga Dusun Kenjuran yang saat ini tertimpa musibah,” harapnya. (san/ton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

Gubernur Ganjar Pranowo Perjuangkan Nasib GTT

SEMARANG- Gubernur Jateng Ganjar Pranowo memperjuangkan nasib guru tidak tetap (GTT). Selama ini, GTT direkrut kepala sekolah sebagai solusi sekolah yang tengah mengalami kekurangan...

Ditutup dengan Bir Istri Semobil

Oleh Dahlan Iskan Ternyata sudah diketahui keesokan harinya: bahwa tim Celeng sepakbola remaja itu terjebak dalam gua. Yang tahu pertama adalah pacar Tee. Pemain belakang...

Manfaatkan Waktu Luang

RADARSEMARANG.COM - EVA Yuliana, gadis kelahiran Pati, 29 Juli 1997 ini, terbilang pandai memanfaatkan waktu luang. Mahasiswi Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni Jurusan Bahasa...

Mapolda Jateng Banjir Karangan Bunga

SEMARANG – Kiriman karangan bunga sebagai bentuk dukungan menjaga keutuhan NKRI kepada Polri dan TNI terus mengalir. Tidak hanya di Mabes Polri saja, tapi...

Raup Puluhan Juta dari Make up Artist

RADARSEMARANG.COM - KESUKSESAN tidak perlu menunggu nanti. Itulah yang menjadi kunci Jeihan Nabila Shavira dalam menjalankan bisnisnya. Sembari kuliah, mahasiswi Ilmu Komunikasi FISIP Universitas...