32.1 C
Semarang
Senin, 16 Desember 2019

Personel Damkar Masih Minim

Must Read

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden...

Air Semut

Kota ini di tengah Gurun Gobi. Jaraknya empat jam dari kota di baratnya. Juga empat jam dari kota di...

UNGARAN – Jumlah personel Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Semarang masih jauh dari ideal. Saat ini, hanya ada 40 personel. Butuh penambahan agar penanganan peristiwa kebakaran lebih optimal. Apalagi ketika ada kejadian lebih dari satu lokasi dengan waktu bersamaan.

“Akan ditambah 18 peronel baru ke depannya. Mereka akan ditempatkan di wilayah Bringin untuk mengantisipasi dan menanggulangi musibah kebakaran terutama di wilayah timur Kabupaten Semarang,” kata Kepala Bidang Ketentraman dan Linmas Satpol PP dan Damkar Kabupaten Semarang Christian Dwi Agustono usai peringatan HUT ke-98 Damkar tingkat Kabupaten Semarang di lapangan Kantor Bupati Semarang, Rabu (1/3).

Dikatakan Christian, setidaknya setiap tiga kecamatan dilayani oleh satu posko damkar dengan 20 personel yang bertugas dalam dua shift setiap posko. Kondisi itu dapat menciptakan pola tanggap darurat yang mempercepat pelayanan jika terjadi musibah kebakaran.

Meski begitu, peningkatan kualitas personel damkar terus dilakukan. Diantaranya dengan mengikutkan personel pelatihan damkar bersertifikasi yang dilaksanakan Kemendagri maupun institusi lain. “Dari 40 personel damkar yang ada, sebanyak 15 orang telah memiliki sertifikasi damkar,” ujarnya.

Sementara itu staf ahli Bupati Semarang Jati Trimulyanto mengatakan, pada tahun 2017 pendidikan bidang studi pemadam kebakaran dan penyelamatan akan dibuka pemerintah pusat di IPDN. Hal itu untuk meningkatkan ketrampilan para personel damkar. Pada peringatan tersebut juga dilakukan simulasi pemadam api oleh personel satuan damkar Kabupaten Semarang. (ewb/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Latest News

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...

Air Semut

Kota ini di tengah Gurun Gobi. Jaraknya empat jam dari kota di baratnya. Juga empat jam dari kota di timurnya. Kota yang di barat itu,...

Random News

Bupati Semprot Direktur PDAM

RADARSEMARANG.COM, BATANG – Geregetan dengan manajemen PDAM Batang akibat satu minggu air PDAM tidak mengaliri warga Batang, Bupati Batang Wihaji meluapkan kemarahan terhadap Direktur...

Liburan Lebaran, Resto Pringsewu Tetap Buka

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Restoran Pringsewu Kota Lama Semarang tetap buka dan melayani konsumen di masa liburan hari raya Lebaran. Resto bernuansa klasik retro ini, juga menyediakan...

Pasang Bendera Setengah Tiang

TANJUNG MAS - Warga Kebonharjo, Kelurahan Tanjungmas, Semarang, melakukan aksi keprihatinan dengan mengibarkan bendera merah putih setengah tiang. Aksi tersebut bukan karena memperingati hari...

Lebih Dekat dengan Komunitas Manusia Batu

Berdiri tanpa bergerak dan tidak berbiacara layaknya patung. Itulah yang dilakukan anggota Komunitas Manusia Batu. Mereka memperagakan sosok pahlawan kemerdekaan Indonesia dalam bentuk patung....

More Articles Like This

- Advertisement -