Pendangkalan Muara Butuh Penanganan Serius

Must Read

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau...

DEMAK– Kondisi alur muara pantai Morodemak memprihatinkan. Butuh penanganan serius untuk mengatasi pendangkalan di alur muara tersebut. Untuk mendukung suksesnya kegiatan dan program selama satu tahun, Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Morodemak, Kecamatan Bonang mengadakan koordinasi lintas sektor di Aula Gedung Sekaya Maritim setempat.

Kepala PPP Morodemak, FendiawanTiskiantoro, mengatakan, bahwa ada beberapa persoalan yang dihadapi PPP  selama ni. Diantaranya, pendangkalan alur di muara sungai.  Selain itu, masih banyaknya kapal bagan apung yang bersandar di alur keluar masuk kapal. Bahkan, masih adanya  lampu navigasi yang dimatikan karena banyak nelayan pendatang yang kandas.

Kemudian,  tidak berfungsinya running teks, pengurusan perizinan yang lama, bakul yang tidak memberi uang segera kepada nelayan, dan kebersihan yang belum terkelola dengan baik. “Untuk mengatasi berbagai persoalan yang ada ini, ada program yang rencananya akan dilakukan tahun ini. Yaitu pembuatan drainase dan pavingisasi, aplikasi E-TPI, sistem informasi navigasi nelayan serta integrasi pelayanan dokumen kapal,” katanya.

Sekretaris Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Pemkab Demak, Nanang Tasunar mengatakan, bahwa DKP akan selalu mendukung kegiatan PPP Morodemak. Menurutnya, sekarang DKP tidak dapat membangun di wilayah pelabuhan karena sekarang tanah pelabuhan milik Provinsi Jawa Tengah. “Tetapi kita dapat kerjasama kegiatan. Diantaranya,  padat karya berupa pembersihan bangkai bagan perahu yang telah rusak di alur keluar masuk kapal, depan PPP Morodemak,”katanya.

Terkait dengan alat tangkap cantang yang saat ini dilarang, kata dia, maka  pemerintah telah menggandeng bank  untuk memberikan kredit bagi nelayan cantrang yang mau mengganti alat tangkap yang ramah lingkungan.  “Meski demikian, harus ada persyaratan yang dipenuhi nelayan,”katanya. Diantaranya, memenuhi persyaratan teknis bank, memliki surat rekomendasi dari Dinas Perikanan mengenai penggantianalat tangkap cantrang, kapal sudah diukur ulang, memiliki Surat Izin Usaha Perikanan (SIUP) dan memiliki Surat Izin Penangkapan Ikan (SIPI) atau surat keterangan yang menjelaskan SIPI sedang dalam proses. (hib/zal)

 

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini hadir dengan keunggulan internal memori...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau SARS 18 tahun lalu. SARS: yang...

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar...

Lomba Cepat

Berita buruknya: korban virus Wuhan bertambah terus. Sampai kemarin sudah 106 yang meninggal. Hampir semuanya di Kota Wuhan --ibu kota Provinsi Hubei.Berita baiknya: yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -