Potensi Besar Tapi Miskin

388
KERJASAMA : Rektor Unika Prof Budi Widianarko (kiri) memberikan cinderamata kepada Bupati Wonosobo Eko Purnomo usai penandatanganan kerjasama dalam upaya pengentasan kemiskinan, Jumat (24/2) malam. (Ahmad Zainudin/radar kedu)

WONOSOBO—Potensi ekonomi masyarakat Wonosobo sangat besar. Melihat dari sisi tata air, produktivitas pertanian, hingga semangat masyarakat dalam mengembangkan usaha, tak selayaknya Wonosobo mendapat gelar kabupaten termiskin se-Jateng.

Rektor Universitas Katolik (Unika) Soegijapranata Semarang Prof Budi Widianarko melihat, potensi wisata berbasis masyarakat lokal dan potensi pertanian sangat besar. “Jika dikembangkan, dipastikan mampu menyejahterakan warga Wonosobo,” tuturnya usai menandatangani nota kesepahaman dengan Pemkab terkait upaya pengentasan kemiskinan Kabupaten Wonosobo, belum lama ini.

Perihal indikator kemiskinan seperti standar kebersihan dan pendidikan, diakui Budi, memang perlu dicarikan solusi yang tepat. Pola hidup yang sehat dan lingkungan yang menyehatkan perlu penanganan dan perencanaan tata ruang serius. “Kebersihan sungai, sanitasi yang baik, jambanisasi, memang butuh kesadaran bersama. Harus balance antara pemerintah dan masyarakat,” katanya. (cr2/ton)