Lagi, Tabrakan Karambol di Silayur

Truk Kontainer Hantam 4 Kendaraan

501
REM BLONG: Truk kontainer bernopol H 1888 AY melintang di tengah Jalan Prof Hamka Ngaliyan setelah menabrak truk engkel bermuatan batako dan Nissan Grand Livina, kemarin. (HARIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG Tabrakan karambol kembali terjadi di turunan Silayur, Ngaliyan, Semarang. Kali ini, melibatkan lima kendaraan, Senin (27/2) sekitar pukul 16.15 kemarin. Diduga, penyebab kecelakaan akibat truk kontainer mengalami rem blong. Meski tidak ada korban jiwa, kejadian tersebut sempat menimbulkan kemacetan panjang Jalan Prof Hamka, Ngaliyan, hingga berjam-jam.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Semarang menyebutkan, kecelakaan karambol melibatkan lima kendaraan, yakni truk kontainer bernopol H 1888 AY, truk engkel Mitsubishi Colt Diesel bernopol H 1358 YY, Nissan Grand Livina bernopol H 8683 LW, Yamaha Jupiter MX bernopol H 6715 OD, serta Honda Vario.

Kecelakaan bermula saat truk kontainer warna hijau yang membawa peti kemas warna merah melaju dari arah selatan (Kedungpane) menuju utara (Ngaliyan). Selepas turunan Silayur, tiba-tiba truk kontainer meluncur kencang. Sedetik kemudian, truk kontainer yang belum diketahui pengemudinya itu melompati median jalan hingga ke jalur berlawanan.

Nahas, pada saat bersamaan, dari arah berlawanan meluncur truk engkel Mitsubishi Colt Diesel warna kuning bernopol H 1358 YY yang disopiri Walkomari, warga Mangkang. Tak ayal, truk bermuatan batako itu langsung dihajar truk kontainer hingga terguling. Nahasnya lagi, dua pengendara motor dari arah yang sama ikut tertimpa truk batako tersebut. Beruntung, dua pengendara motor yang belum diketahui berhasil selamat. Keduanya mengalami luka dan dilarikan ke rumah sakit.

”Kalau kejadian persisnya gak tahu. Tiba-tiba terdengar suara grobyak, truk kontainer nabrak truk muat batako sampai terguling,” ungkap warga sekitar, Roni, kepada Jawa Pos Radar Semarang, Senin (27/2).
Roni mengatakan, saat kejadian, ia sedang belanja di toko tak jauh dari lokasi kejadian. Mendengar suara itu, Roni pun mendatangi lokasi untuk melihat apa yang terjadi

”Saya sempat melihat ada dua motor tertimpa truk batako. Mungkin saat kejadian, dua pengendara motor itu melaju di samping truk batako tersebut. Kedua pengendara motor itu langsung dilarikan ke RS Pertama Medika,” terangnya.

Pengemudi Grand Livina, Gondo, 50, warga Ngaliyan, mengatakan, truk kontainer sempat menabrak bumper depan mobilnya. Namun ia masih bisa mengendalikan mobil sedan warna silver yang dikemudikannya sehingga tidak sampai berakibat fatal.

 

”Tadi saya mau pulang. Tiba-tiba truk kontainer melompat median jalan menabrak truk dan menyerempet bumper depan mobil saya. Untung tidak terlalu keras,” katanya.

Pengemudi truk engkel Mitsubishi Colt Diesel, Walkomari, mengaku, sebelum terjadi tabrakan, truk kontainer melaju dari atas menuju bawah dengan kecepatan tinggi. Ia mengaku tak sempat menghindar ketika truk kontainer ini melompat median jalan, dan menghamtam truk yang disopiri.
”Begitu melompat median jalan, langsung nabrak bodi kanan truk saya. Kenceng banget, sampai truk saya terguling ke kiri. Ternyata sebelah kiri saya ada dua motor dan tertimpa. Kedua pengendaranya, hanya luka lecet,” jelasnya.

Setelah menabrak truk batako, truk kontainer berhenti menabrak pohon di tepi jalan. Truk nahas itu dalam posisi melintang di lajur arah berlawan.  Akibatnya, arus lalu lintas di jalan tersebut sempat macet total mulai pertigaan Pasar Jrakah hingga mendekati kawasan BSB. ”Macet parah, yang lajur kanan (atas ke bawah) gak bisa jalan. Ternyata yang dari bawah nglawan arus,” keluh Deni, warga Krapyak.
Sekitar pukul 18.00, truk pengangkut batako yang terguling berhasil dievakuasi. Sedangkan truk kontainer yang melintang di tengah jalan hingga sekitar pukul 20.00 tadi malam belum bisa dievakuasi.
Kanit Lantas Polsek Ngaliyan, AKP Wahono, mengatakan, penyebab kecelakaan diduga akibat truk kontainer mengalami rem blong. Namun saat petugas mendatangi lokasi guna melakukan olah TKP,  pengemudi truk kontainer sudah keburu kabur.

”Pengemudinya kabur, belum ditemukan. Ini saya koordinasi dengan Satlantas Polrestabes Semarang. Ini masih dicari, apa sendirian atau sama kernet belum diketahui,” katanya. (mha/aro/ce1)