33 C
Semarang
Senin, 28 September 2020

Di-Deadline 15 Maret Harus Dikosongkan

Baca yang Lain

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak...

SEMARANG SD Negeri Ngaliyan 02 Semarang harus sudah dikosongkan sebelum 15 Maret 2017. Lahan sekolah ini tergusur oleh proyek jalan tol Semarang-Batang. Meski masih setengah bulan, namun para siswa dan guru sudah mulai mengepaki dokumen dan inventaris sekolah. Mereka akan direlokasi sementara di Gedung Perpustakaan Kecamatan Ngaliyan.

Kepala SDN Ngaliyan 02, Mardiyanti, mengungkapkan, kendati gedung sekolah yang baru belum dibangun, pemerintah dan pihak-pihak terkait bertanggung jawab atas tempat sementara beserta transportasi sebagai fasilitas.

”Pemberitahuan awal maksimal minggu depan sudah harus pindah, akhirnya kemarin kami dipertemukan antara Dinas Pendidikan dengan pihak Satker Tol (Jasa Marga) dan diberi waktu maksimal sampai 10 Maret 2017. Untuk proses pindahan tidak bisa secepat kilat, karena barang-barang milik sekolah banyak, jadi kami diberikan kelonggaran waktu lima hari sampai batas akhir 15 Maret 2017,” bebernya kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Mardiyanti menuturkan untuk gedung yang akan ditempati nantinya hanya bersifat sementara sampai dibangunnya gedung sekolah yang baru.

Kepala Dinas Pendidikan, Bunyamin, sampai turun langsung mencari tempat sekolah sementara. Selain itu, pihak Satker Tol memfasilitasi proses pemindahan barang dan transportasi yang nantinya akan digunakan untuk antar jemput wali siswa yang tidak memiliki kendaran pribadi.

”Kemarin sudah diusulkan di RAPB yang saya tandatangani, suruh ngusulkan akan diberi fasilitas untuk  orang tua siswa yang tidak memiliki kendaraan dari Satker Tol selama 6 bulan sampai 1 tahun,” katanya.

Dikatakan, jarak sekolah lama dengan tempat sementara terbilang cukup jauh, sekitar 2 km. Angkutan umum yang digunakan juga lumayan sulit karena harus dilakukan dua kali setelah jalanan yang biasanya dilalui hanya akan digunakan untuk keluar masuk kendaraan proyek.

”Jarak dari sini ke sekolah sementara sekitar 2 km. Untuk transportasi bagi siswa jelas lebih mudah di sekolah sekarang. Sebab, sekolah sementara berada di daerah kecamatan. Transportasi yang digunakan harus dua kali, dari sini ke pom bensin balik lagi ke timur sampai lokasi sekolah sementara,” jelasnya.

Mohana, salah satu wali kelas SD Ngaliyan 02 Semarang mengatakan, dirinya sudah mulai mendata anak didik yang setiap harinya diantar jemput atau jalan kaki menuju sekolah. Hal tersebut dilakukan lantaran nantinya akan disediakan sarana transportasi bagi mereka yang tidak memiliki kendaraan pribadi.

”Total murid kelas saya 35 anak. Tadi sudah saya tanya siapa saja yang berangkatnya diantar dan tidak. Hampir seluruh siswa diusahakan oleh orang tua akan diantar jemput, tetapi ada 2 anak yang selalu jalan kaki kalau berangkat dan pulang, serta 3 anak yang berangkatnya diantar pulangnya naik angkot, itu semua sudah saya data. Semoga tidak ada masalah,” tutur Mohana.

Mardiyanti berharap semoga di tempat yang baru nanti bangunannya dapat lebih bagus, sarana dan prasarana yang digunakan lebih lengkap, sehingga anak-anak dapat belajar dengan tenang dan nyaman. (mg29/aro/ce1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Setuju BTP

BTP kini sudah menjadi ''orang dalam" BUMN. Posisinya bisa dibilang menentukan, bisa dibilang kejepit. Tergantung pemegang sahamnya. Secara resmi pemegang saham BUMN itu adalah Menteri Keuangan....

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Sport Center Bisa Tingkatkan Prestasi

SEMARANG - DPRD meminta agar Pemprov dan kabupaten/kota lebih serius menggarap potensi atlet di Jateng. Salah satunya dengan meningkatkan dan menambah keberadaan pusat olahraga...

Traveling di Sela Kerja

DUNIA memang tidak selebar daun kelor. Ungkapan itu yang dipegang Ratih Mega Rizkiana. Wanita kelahiran Ambarawa Kabupaten Semarang, 8 Maret 1988 ini selalu menyisihkan...

Apersepsi, Pembangkit Motivasi Dan Minat Siswa

RADARSEMARANG.COM - DARI tahun pelajaran 2016/2017 sampai dengan saat ini, terdapat kebijakan baru terhadap pelaksanaan Ujian Nasional (UN) pada tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA)....

Booking 1 Jam Rp 600 Ribu, Sehari Bisa Layani 4 Tamu

RADARSEMARANG.COM-Lokalisasi Sunan Kuning (SK) bakal ditutup Pemkot Semarang pada 2019. Namun praktik prostitusi di Kota Atlas dipastikan tak pernah mati. Justru kini semakin marak,...

Teknologi Augmented Reality untuk Kelas Inspiratif

RADARSEMARANG.COM - PERKEMBANGAN teknologi menuju era digitalisasi sudah merambah ke bidang pendidikan. Siswa dengan istilah “anak zaman now” tidak dapat lepas dari teknologi. Hampir...