URAI KEMACETAN: Bupati Temanggung Bambang Sukarno membongkar taman di samping Jalan Suwandi Suwardi yang akan dilebarkan. (Ahsan fauzi/radar kedu)
URAI KEMACETAN: Bupati Temanggung Bambang Sukarno membongkar taman di samping Jalan Suwandi Suwardi yang akan dilebarkan. (Ahsan fauzi/radar kedu)

TEMANGGUNG– Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tahun ini mulai melebarkan 3 ruas jalan utama di Kabupaten Temanggung. Mulai Jalan Suwandi Suwardi, Sari Ayam Parakan dan Pingit Kecamatan Pringsurat dengan total sepanjang 5,2 kilometer.

“Jalan yang dilebarkan, sisi kanan satu meter dan sisi kiri satu meter,” kata Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Parakan-Secang-Batas Jogjakarta, Satuan Kerja Non-Vertikal Tertentu (SNVT) Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah II Edy Saputra, Kamis (23/2).

Edy menjelaskan, proyek ini akan menghabiskan biaya Rp 47 miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Nasional (APBN) 2017. Adapun masa pengerjaan selama 336 hari kalender.

Secara teknis, katanya, pelebaran jalan akan mencakup satu paket dengan pembangunan dan perbaikan jalan raya Parakan hingga Kecamatan Kledung. “Anggaran tersebut termasuk untuk perawatan dan perbaikan ruas jalan,” tuturnya usai potong tumpeng untuk mengawali proyek pelebaran Jalan Suwandi Suwardi, Kowangan, Temanggung. Proyek ini secara simbolis diawali dengan pembongkaran taman jalan oleh Bupati Temanggung Bambang Sukarno.

Meski baru dikerjakan, jalan ini dipastikan akan tetap bisa dilalui kendaraan saat masa mudik Lebaran 2017. Pelebaran jalan tersebut akan dimulai dengan membongkar taman dan menebang pohon perindang di kanan dan kiri jalan. “Semua pohon akan ditebang, tetapi nanti tetap akan diganti dengan tanaman baru,” katanya.

Sementara Bupati Bambang Sukarno menjelaskan, ruas jalan ini dipilih karena merupakan jalur alternatif perlintasan atau keluar masuknya kendaraan dari Temanggung menuju Wonosobo, Magelang, Semarang dan Jogjakarta.

Jalan Suwandi Suwardi selama ini memang sering dipadati kendaraan yang akan masuk Kota Temanggung. Apalagi saat masa mudik dan balik Lebaran, kemacetan sering terjadi. “Saya berharap dengan pelebaran jalan ini, bisa mengurai kemacetan,  membantu kelancaran perekonomian, turut mempermudah transportasi sekaligus ikut mendukung pabrik-pabrik di Temanggung,” ungkap Bambang. (san/ton)