33 C
Semarang
Jumat, 29 Mei 2020

Optimis Rampungkan 15 Raperda

Another

Dari Stasiun Balapan, Didi Kempot Berjalan Jauh… (8)

Cerita seorang tetangga dan pernah mengamen di sana menjadi inspirasi di balik lirik Stasiun Balapan. Dari lagu yang semula cuma...

Didi Kempot Tak Suka Merayu meski Jago Bikin Lagu Romantis (7)

Salah satu kesedihan terbesar dalam hidup Didi Kempot adalah tak bisa menunggui kelahiran anak pertama karena tak punya ongkos...

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi,...

SEMARANG – DPRD Jateng optimis bisa merampungkan 15 Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) yang sudah diajukan di 2017. Yakni lima raperda inisiatif DPRD Jateng, tiga inisiatif Eksekutif, empat raperda luncuran 2016 serta tiga raperda kumulatif terbuka.

Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah DPRD Provinsi Jawa Tengah, Abdul Aziz mengaku sudah tancap gas untuk bisa merampungkan raperda tersebut sesuai target. ”Ada 15 Raperda yang kami optimis bisa rampung tahun ini,” katanya, kemarin.

Untuk bisa menetapkan perda memang harus melalui berbagai tahapan panjang. Ia ingin perda yang dihasilkan benar-benar bisa berjalan maksimal. Untuk itu harus ada kajian lebih dalam mulai dari proses awal sampai akhir. ”Bukan hanya kuantitas, tetapi juga kualitas. Bagaimana perda bisa benar-benar memberikan manfaat untuk masyarakat Jateng,” tambahnya.

Politisi PPP ini tidak menampik selalu ada beberapa kendala di lapangan dalam penyelesaian raperda. Ia menyadari untuk menghasilkan produk perda membutuhkan proses cukup panjang. Agar produk yang dihasilkan tidak asal-asalan dan sesuai dengan kondisi riil yang dihadapi masyarakat Jateng. ”Sekarang sudah mulai pembasahan di masing-masing komisi. Kami optimis bisa rampung sesuai target,” katanya.

Anggota Badan Pembentukan Peraturan Daerah DPRD Provinsi Jawa Tengah, Samirun mengatakan, Perda ini merupakan salah satu instrumen kinerja DPRD Jateng. ”Jadi kami akan bekerja semaksimal mungkin,” tambahnya.

Di antara Raperda yang akan diselesaikan adalah Raperda Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Kelurahan (DPRD); Raperda Peningkatan Rendemen dan Hablur Tanaman Tebu (DPRD); Raperda Perubatan Atas Peraturan Daerah Provinsi Jawa Tengah No 6 Tahun 2010 tentang RTRW Provinsi Jawa Tengah Tahun 2009-2029 (Gubernur) serta Raperda Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (Gubernur). ”Kami ingin agar Perda yang dihasilkan benar-benar berkualitas dan manfaatnya dirasakan oleh masyarakat Jateng,” tambahnya. (fth/zal/ce1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Dari Stasiun Balapan, Didi Kempot Berjalan Jauh… (8)

Cerita seorang tetangga dan pernah mengamen di sana menjadi inspirasi di balik lirik Stasiun Balapan. Dari lagu yang semula cuma...

Didi Kempot Tak Suka Merayu meski Jago Bikin Lagu Romantis (7)

Salah satu kesedihan terbesar dalam hidup Didi Kempot adalah tak bisa menunggui kelahiran anak pertama karena tak punya ongkos pulang. Sempat membuatkan lagu khusus...

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi, Jawa Pos — KATA sang kakak, ”Pas kecil...

Karya Didi Kempot: Ditulis Sekarang, Terkenal Puluhan Tahun Kemudian (5)

Manisnya karir tak didapat Didi Kempot begitu saja. Ada perjuangan berat yang dilalui. Kuncinya adalah terus berjalan di jalur yang diyakini. Tak berhenti meski...

Memungut Keteladanan sang Kakak untuk Kejar Impian Kesuksesan (4)

Mamiek Prakoso yang pintar ngomong jadi motivator bagi sang adik yang pendiam, Didi Kempot. Hubungan keduanya dekat, meski Didi sering sungkan minta sangu kepada...

More Articles Like This

Must Read

Angkat Kesenian Tradisional

BAGI Cynthia Monica Rizkyawati, kesenian tradisional sudah mendarah daging di dalam dirinya. Bakat dalam kesenian tradisional ia dapatkan dari sang mentor, Indarwati, yang tak...

Pelayanan Berbanding Lurus dengan Anggaran

RADARSEMARANG.COM, BATANG–Pelayanan publik terbaik, membutuhkan biaya yang besar dalam pelaksanaannya. Pasalnya, budget dan pelayana berbanding lurus dalam praktiknya. Karena itulah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batang...

Sistem Hunting, 27 Ribu Ditilang

RADARSEMARANG.COM, KAJEN - Sat Lantas Polres Pekalongan di sepanjang tahun 2017, memberikan tindakan pelanggaran atau tilang sebanyak 27.236 pengendara. Jumlah tersebut meningkat drastis, jika...

Bupati Cup Diikuti 175 Pebulutangkis

RADARSEMARANG.COM, PURWOREJO - Sebanyak 175 atlet bulutangkis mengikuti kejuaraan Djarum Foundation Kejurkab Bupati Cup Purworejo 2018, yang digeber mulai Jumat (27/4) di GOR GSH,...

Undip Pamerkan 40 Riset Unggulan

SEMARANG – Sebanyak 40 riset unggulan dan 40 stand produk dipamerkan dalam expo dan bazaar yang digelar di auditorium Undip Pleburan. Kegiatan tersebut dalam...

6 Bulan Menetap, Belum Lapor RT

RADARSEMARANG.COM, TEMANGGUNG - Ageng Nugroho, 30, warga RT 4 RW 5 Desa Binorong Kecamatan Bawang, Banjarnegara sudah 6 bulan mengontrak rumah di Jalan Secang-Temanggung...