BERSINAR: Anton Cahyo, salah satu pemain tim futsal BJL 2000 yang digadang-gadang masuk Timnas Futsal. (BASKORO S/JAWA POS RADAR SEMARANG)
BERSINAR: Anton Cahyo, salah satu pemain tim futsal BJL 2000 yang digadang-gadang masuk Timnas Futsal. (BASKORO S/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Di tengah gelaran Pro Futsal League (PFL) 2017, tim BJL 2000 Shiba Semarang berpeluang menyumbang pemain di Timnas U-20 yang diproyeksikan untu kturun di ajang Piala AFF U-20 di Bangkok, Thailand. Jika ditilik dari segi usia, BJL 2000 memiliki Anton Cahyo dan Risky Ardiansyah. Keduanya merupakan pemain yang masih berumur 19 tahun sehingga diharapkan bisa dipanggil dalam seleksi Timnas U-20 yang akan digelar pada 27-28 Februari di GOR Amongrogo, Yogyakarta.

Manajer BJL 2000, Suyatno dihubungi kemarin mengatakan, secara teknis dan usia keduanya layak dipanggil seleksi timnas U-20 besutan head coach Vick Hermans. Apalagi keduanya merupakan bibit asli Jateng yakni. “Pelatih Vick Hermans menyebut pemain yang dipanggil yakni kelahiran 1 Januari 1997 ke atas dan berlaga di PFL. Kami punya dua pemain yaitu Risky dan Anton yang masuk kriteria ini. Namun kami saat ini menunggu surat resmi dan tentu saja akan mengizinkan jika kedua pemain ini dipanggil,” ujar Suyatno.

Jika memang nantinya Anton dan Risky bisa lolos seleksi dan memperkuat timnas U-20, BJL 2000 berhak untuk mengisi slot yang ditinggalkan kedua pemain itu dengan pemain baru di tim. Sebab pemain hasil seleksi kabar yang diterima Suyatno akan ikuti pemusatan latihan panjang. “Tentu saja kami akan sangat bangga jika ada pemain kami yang bisa bergabung di Timnas. Dan memang itu harapan kami ada wakil pemain dari Jateng yang bisa turut mengharumkan nama Indonesia di event Internasional,” tambah Suyatno.

Sementara saat ini tim BJL 2000 tengah mempersiapkan diri untuk menghadapi laga lanjutan PFL Seri II Grup B yang akan digelar di Lampung pada 25-26 Februari. Di Lampung, BJL akan melakoni satu laga penting versus Blacksteel Papua.

Tim asuhan Wahyudim ‘Kocoy’ Tentu berharap hasil lebih baik mengingat pada seri pertama lalu BJL hanya meraih sekali hasil imbang 3-3 versus Bintang Timur Surabaya dan takluk atas Vamos Mataram 3-0.

Menghadapi laga ketiga di Seri II besok menurut Suyatno juga bukan laga yang mudah. Sama dengan Vamos Mataram, tim yang aka nmereka hadapi besok yaitu Blacksteel adalah tim bertabur bintang dan meruapakan juara PFL 2016. “Namun saya tegaskan ke anak-anak tidak ada yang tidak mungkin asal kami mau bekerja keras. Dan saya harap di laga ketiga besok tim bisa menunjukkan perkembangan positif terutama dari segi mental bertanding,” pungkas Suyatno. (bas/smu)