Ajak Mahasiswa Wirausaha Peternakan

Must Read

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau...

SEMARANG – Kebutuhan produk daging ayam yang naik dari tahun ke tahun membuat usaha peternakan ayam menjadi bisnis menjanjikan. PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (PT CPI) sebagai salah satu industri besar bidang tersebut mengajak kalangan mahasiswa menjadi wirausaha peternakan karena memiliki potensi keuntungan dan dapat bermanfaat bagi orang lain.

“Peternakan itu bisnis yang terbuka dan menjanjikan. Misal kita punya 5.000 ekor ayam dan ikut kemitraan, berapa potensi pendapatan yang dapat kita raih? Lebih dari gaji sarjana. Kita bisa lebih lagi meningkatkan perekonomian,” papar Ketua Bidang Pendidikan Lembaga Karya Pokphand, Andi Magdalena Siadari, Rabu (22/12) kemarin dalam rangkaian acara kerjasama PT CPI dan Universitas Diponegoro (Undip), di aula Fakultas Peternakan dan Pertanian Undip, Tembalang, Semarang.

Andi Magdalena datang bersama manajemen PT CPI dalam acara yang meliputi Panen Perdana Kandang Kemitraan Closed House hasil kerjasama PT CPI  dengan Undip, Penyerahan Beasiswa bagi mahasiswa berprestasi kurang mampu, serta Kuliah Umum Kewirausahaan.

Rektor Undip Prof Dr Yos Johan Utama menyampaikan terima kasih atas perhatian dan sinergi kerjasama Charoen Pokphand. “Jadi kalau mahasiswa diarahkan PNS, sekarang sudah makin jarang. Dengan diarahkan dengan usaha perternakan, ini penting sekali dan bagus. Kita sudah sudah tanah untuk pengembangan pertanian dan juga perternakan,” paparnya.

Pimpinan PT CPI Jateng & DIY, Hartono Ludy, menambahkan, panen perdana dari Kandang Kemitraan menghasilkan 1456 ekor ayam, dari 11.000 ekor ayam yang dibudidayakan di kandang tersebut. “Mahasiswa bisa mengenal budidaya unggas khususnya ayam secara closed, dengan sistem. Ini Budidaya perdananya. Kerjasamanya disini Undip sebagai plasma Charoen Pokphand. Sehingga, kami juga tularkan teknologinya. Walaupun di fakultas peternakan, basic budidaya ayam sudah ada dan kami fasilitasi prakteknya. Mahasiswa ada kesempatan terjun di kandang,” tuturnya. (fiq/smu)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini hadir dengan keunggulan internal memori...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau SARS 18 tahun lalu. SARS: yang...

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar...

Lomba Cepat

Berita buruknya: korban virus Wuhan bertambah terus. Sampai kemarin sudah 106 yang meninggal. Hampir semuanya di Kota Wuhan --ibu kota Provinsi Hubei.Berita baiknya: yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -