Ajak Mahasiswa Wirausaha Peternakan

1670
PANEN PERDANA: Rektor Undip Prof Dr Yos Johan Utama (tengah), Andi Magdalena Siadari (kiri) dan Hartono Ludy, menandai pengiriman panen perdana 1.456 ekor ayam ke pasaran dari kandang kemitraan. (Taufiq R/Jawa Pos Radar Semarang)
PANEN PERDANA: Rektor Undip Prof Dr Yos Johan Utama (tengah), Andi Magdalena Siadari (kiri) dan Hartono Ludy, menandai pengiriman panen perdana 1.456 ekor ayam ke pasaran dari kandang kemitraan. (Taufiq R/Jawa Pos Radar Semarang)

SEMARANG – Kebutuhan produk daging ayam yang naik dari tahun ke tahun membuat usaha peternakan ayam menjadi bisnis menjanjikan. PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (PT CPI) sebagai salah satu industri besar bidang tersebut mengajak kalangan mahasiswa menjadi wirausaha peternakan karena memiliki potensi keuntungan dan dapat bermanfaat bagi orang lain.

“Peternakan itu bisnis yang terbuka dan menjanjikan. Misal kita punya 5.000 ekor ayam dan ikut kemitraan, berapa potensi pendapatan yang dapat kita raih? Lebih dari gaji sarjana. Kita bisa lebih lagi meningkatkan perekonomian,” papar Ketua Bidang Pendidikan Lembaga Karya Pokphand, Andi Magdalena Siadari, Rabu (22/12) kemarin dalam rangkaian acara kerjasama PT CPI dan Universitas Diponegoro (Undip), di aula Fakultas Peternakan dan Pertanian Undip, Tembalang, Semarang.

Andi Magdalena datang bersama manajemen PT CPI dalam acara yang meliputi Panen Perdana Kandang Kemitraan Closed House hasil kerjasama PT CPI  dengan Undip, Penyerahan Beasiswa bagi mahasiswa berprestasi kurang mampu, serta Kuliah Umum Kewirausahaan.

Rektor Undip Prof Dr Yos Johan Utama menyampaikan terima kasih atas perhatian dan sinergi kerjasama Charoen Pokphand. “Jadi kalau mahasiswa diarahkan PNS, sekarang sudah makin jarang. Dengan diarahkan dengan usaha perternakan, ini penting sekali dan bagus. Kita sudah sudah tanah untuk pengembangan pertanian dan juga perternakan,” paparnya.

Pimpinan PT CPI Jateng & DIY, Hartono Ludy, menambahkan, panen perdana dari Kandang Kemitraan menghasilkan 1456 ekor ayam, dari 11.000 ekor ayam yang dibudidayakan di kandang tersebut. “Mahasiswa bisa mengenal budidaya unggas khususnya ayam secara closed, dengan sistem. Ini Budidaya perdananya. Kerjasamanya disini Undip sebagai plasma Charoen Pokphand. Sehingga, kami juga tularkan teknologinya. Walaupun di fakultas peternakan, basic budidaya ayam sudah ada dan kami fasilitasi prakteknya. Mahasiswa ada kesempatan terjun di kandang,” tuturnya. (fiq/smu)