33 C
Semarang
Selasa, 22 September 2020

Mental Pemain Muda Terasah Usai PSIS Ditekuk Pusamania 0-4

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

SEMARANG – PSIS mendapatkan pelajaran berharga usai takluk 0-4 dari Pusamania Borneo FC dalam laga uji coba yang digelar di Stadion Segiri Samarinda, Minggu (19/2) malam lalu. Dari segala, tim berjuluk Mahesa Jenar memang berada di bawah tim ISL tersebut. Kekalahan telak tersebut membuat manajemen dan pelatih PSIS harus bekerja keras sebelum menerjunkan timnya ke kompetisi Liga 2 (Divisi Utama) 2017  mendatang.

“Setelah ini tim pelatih akan melakukan evaluasi menyeluruh soal kesiapan tim. Dengan laga ujicoba lawan tim yang levelnya di atas, kami jadi tahu kekurangan mana saja yang harus diperbaiki. Kami masih punya waktu yang cukup,” beber General Manajer (GM) PSIS, Wahyu ‘Liluk’ Winarto, kemarin.

Koordinasi lini belakang tampaknya menjadi fokus utama yang perlu dibenahi. Empat gol yang dicetak Pusamania Borneo FC kemarin tiga di antaranya terjadi lantaran salah antisipasi pemain belakang Mahesa Jenar. “Namun yang patut diacungi jempol mental pemain-pemain kami mulai meningkat, terutama pemain-pemain muda. Banyak manfaat yang kami ambil dari uji coba kemarin,” sambung Liluk.

Soal komposisi pemain, head coach Mahesa jenar, Subangkit sepertinya juga belum menemukan komposisi terbaik. Di lini belakang pada uji coba kemarin PSIS diperkuat oleh kiper Feri Bagus Kurniawan serta kuartet Safrudin Tahar, Anhar Latif, M Rio Saputra dan Taufik Hidayat. Di pos tersebut, PSIS juga masih memiliki sejumlah nama seperti Haudi Abdillah dan M Tegar Pribadi di bek tengah dan Yogi Ardianto serta Imam Baehaqi di bek sayap yang masih berkesampatan berebut tempat utama.

Kemudian di tengah, coach Subangkit kemarin menurunkan Sadaam Sudarma Hendra, M Yunus, Dani Raharjanto, M Ilham Arfil. Kemudian JUni Riyadi dan Albi Lanju diturunkan di akhir babak kedua. Dua bomber Johan Yoga Utama dan Hari Nur Yulianto diturunkan oleh pelatih asal Pasuruan itu. Dalam laga kemarin Hari Nur lebih banyak berperan sebagai winger dan second striker untuk menyuplai bola ke Johan Yoga Utama. “Sebenarnya kami juga bukan tanpa peluang,. Beberapa kali anak-anak mampu menciptakan peluang namun penyelesaian akhir juga masih menjadi kendala. Yang jelas masih ada waktu untuk memperbaiki diri sebelum kompetisi bergulir,” pungkas Liluk. (bas/smu)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Ari Lasso Kagumi Antusias Wong Alass Semarang

SEMARANG – Ari Lasso tampil memukau dalam konser keduanya di Entertainment Plaza (E-Plaza), Sabtu (11/11) dinihari. Solois yang terkenal dengan hits-nya Misteri Illahi, ini...

Terpleset, Nelayan Hilang di Laut Karimun

BATANG –Musmari,51, nelayan asal Desa Denasri Wetan RT 1 RW 3 Kecamatan Batang Jawa Tengah, dilaporkan hilang tenggelam di Lintang 4 utara Laut Karimun Jawa....

NU Dirikan Rumah Sakit

RADARSEMARANG.COM, BATANG - Berawal dari keprihatinan warga Nahdliyin (sebutan warga Nahdlatul Ulama) tentang mahalnya biaya pengobatan, akhirnya muncul gagasan pendirian rumah sakit rawat inap...

120 Motor Custom Unjuk Kreativitas

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Sebanyak 120 motor custom garapan builder dari berbagai daerah di Jateng meramaikan Suryanation Motorland 2018 yang berlangsung di area Pusat Pendidikan Penerbang TNI...

Bawa Pulang 5 Piala

MAGELANG – Kontingen SMP Muhammadiyah 1 Alternatif (Mutual) Kota Magelang meraih  5 juara dalam lomba Mata Pelajaran dan Seni Islam (Mapsi) tingkat Kota Magelang...

Jugun Ianfu Termuda Meninggal Dunia

RADARSEMARANG.COM, SALATIGA - Elizabeth Sri Sukanti, 84, eks jugun ianfu paling muda pada masanya, meninggal dunia Rabu (20/12) malam. Jenazah telah dimakamkan di Pemakaman...