422
INISIATIF : Suasana rapat paripurna DPRD Kota Magelang, Senin (20/2). (PUPUT PUSPITASARI/RADAR KEDU)
INISIATIF : Suasana rapat paripurna DPRD Kota Magelang, Senin (20/2). (PUPUT PUSPITASARI/RADAR KEDU)

MAGELANG – Tiga rancangan peraturan daerah (raperda) inisiatif DPRD Kota Magelang dibahas saat rapat paripurna, Senin (20/2). Raperda itu meliputi Sistem Kesehatan, Penyelenggaraan Ketenagakerjaan, dan Penyelenggara Perizinan.

Ketua DPRD Kota Magelang Endy Darmawan menjelaskan, ketiga raperda tersebut merupakan inisiatif dari masing-masing komisi. Lahirnya raperda dilatarbelakangi keinginan untuk melakukan perbaikan dan bertujuan meningkatkan kesejahteraan rakyat.

“Sebenarnya, penyelenggaraan ketenagakerjaan, kesehatan dan perizinan saat ini sudah baik. Tapi perlu ditingkatkan,” katanya, usai acara yang dihadiri Wakil Wali Kota Magelang Windarti Agustina.

Komisi B menginisiasi raperda Sistem Kesehatan yang berisi muatan atau kearifan lokal. Dikatakan, Ketua Komisi B DPRD Kota Magelang Waluyo, beberapa daerah lain telah lebih dulu memiliki perda Sistem Kesehatan. Sementara Kota Magelang belum ada.

“Sistem pelayanan kesehatan kita memang sudah bagus, tapi raperda ini penting. Di dalamnya termuat informasi kegiatan kesehatan, pengobatan, pelayanan hingga kepegawaian,” tambahnya.

Terkait inisiasi ini, Pemkot Magelang mendukung seratus persen. Windarti mengatakan, raperda inisiatif adalah wujud nyata dari wakil rakyat dalam merespon dinamika yang berkembang di masyarakat. Ketiganya bisa menjadi payung hukum yang kuat, dalam penyelenggaraan pemerintahan di Kota Sejuta Bunga. “Kami sangat mendukung itu,” akunya. (put/ton)