NASIONALISM: Anggota DPR/MPR RI dari Fraksi PKB H Fathan Subchi mengisi sosialisasi pilar kebangsaan, kemarin. (Wahib Pribadi)
NASIONALISM: Anggota DPR/MPR RI dari Fraksi PKB H Fathan Subchi mengisi sosialisasi pilar kebangsaan, kemarin. (Wahib Pribadi)

DEMAK– Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) bekerja keras untuk memenangkan P emilu 2019 mendatang. Meski masih lama, namun berbagai upaya dilakukan agar partai besutan para kiai tersebut dapat bertengger di papan atas panggung perpolitikan di Indonesia.

Survei menyebutkan, PKB saat ini telah menempati posisi keempat sebagai partai terbesar di Tanah Air. Demikian disampaikan anggota DPR RI dari Fraksi PKB, H Fathan Subhci disela mengisi sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan, Pancasila, UUD 45, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika di Demak, kemarin. “Pencapaian itu tidak datang ujuk-ujuk tanpa kerja keras. Namun, pencapaian itu diperoleh dengan kerja keras,” katanya.

Diantaranya, dengan menggelar musabaqah kitab kuning, nusantara mengaji, serta revitalisasi ranting dan PAC. Menurutnya, meski basis PKB di daerah sangat kuat, namun semua itu butuh komando dan manajemen gerakan yang kuat dan solid. Karena itu, untuk mewujudkan kemenangan di pemilu nanti, DPP PKB terus menekankan program ideologisasi, politik branding dan restrukturisasi.

Ini penting dilakukan untuk menguatkan cara pandang yang benar terhadap Nahdlatul Ulama (NU), Ahlisunnah wal Jamaah (Aswaja) dan politik rahmatan lil ‘alamin. “Ini menjadi tantangan bagi PKB dalam memenangi pemilu kedepan,” ujar Fathan wakil rakyat dari dapil Demak, Kudus dan Jepara ini.

Dia menambahkan, PKB telah berjuang keras untuk mengangkat pesantren, dan madrasah di level nasional. Karena itu, diperlukan manajemen yang baik. “Kita harus ingat, bahwa banyak kelompok kecil yang terorganisir dapat mengalahkan kelompok besar yang tidak terorganisir. Oleh sebab itu, kader PKB harus bekerja keras untuk menggapai cita-cita sebagai pemenang pemilu,” jelasnya.

Instruktur pelatihan kebangsaan DPP PKB, Abdul Fatah mengatakan, materi ideologisasi dan politik rahmatan lil ‘alamin telah disampaikan untuk kader-kader PKB. “Kita berikan pengertian politik kepada kader utamanya dalam memperkuat aqidah  Aswaja. Karena itu, untuk membesarkan PKB ini perlu jihad politik,” katanya. (hib/sct/zal)