Tawarkan Cokelat So Sweet hingga Alay

654
BANYAK PESANAN: Ika Marlina, Pemilik Roemah Cokelat menata aneka kreasi cokelat untuk Valentine di gerainya. Menjelang Hari Kasih Sayang, penjualan cokelat meningkat pesat. (Nurchamim)
BANYAK PESANAN: Ika Marlina, Pemilik Roemah Cokelat menata aneka kreasi cokelat untuk Valentine di gerainya. Menjelang Hari Kasih Sayang, penjualan cokelat meningkat pesat. (Nurchamim)

SEMARANG – Pada 14 Februari dikenal sebagai Hari Kasih Sayang. Banyak yang ingin merayakan hari tersebut bersama orang terkasih. Mulai dari orang tua, sahabat, hingga kekasih. Salah satu penganan yang khas dengan perayaan ini adalah cokelat. Tidak sedikit orang-orang yang saling memberikan cokelat saat Valentine sebagai bentuk kasih sayang.

Penjualan cokelat menjelang Valentine pun meningkat pesat. Salah satunya di Roemah Coklat. ”Kami sudah menyiapkan sejak awal Februari. Kalau untuk tema Valentine kali ini saya kira tidak ada bedanya dengan tahun lalu. Hanya saja kita tambahkan beberapa aplikasi dan model-model yang berbeda,” ungkap Ika Marlina, pemilik Roemah Cokelat.

Kali ini, pihaknya menambahkan konsep baru mengikuti tren yakni buket bunga dari cokelat. Menurutnya, konsep ini sebenarnya sudah ada sejak tahun lalu. Namun penjualannya belum sepopuler serta belum ada penambahan beberapa pernak-pernik seperti tahun ini. Selain itu ia juga menyediakan cokelat yang bisa disesuaikan dengan permintaan pelanggan.

”Dari dulu yang paling laku memang chocotox, jadi pelanggan biasanya pakai kata-kata. Dari yang so sweet sampai yang alay-alay, kadang juga dipakai untuk nembak atau melamar,” ujarnya.

Selama lebih dari sepuluh tahun berbisnis cokelat, dirinya telah mengkreasi kurang lebih 30 varian rasa dalam cokelatnya. Untuk chocotox harga disesuaikan jumlah cokelat yang terdapat dalam boks, mulai dari Rp 50 ribu sampai Rp 225 ribu. (mg26/ric/ce1)