Nimas Arini Hapsari (SIGIT ANDRIANTO)
Nimas Arini Hapsari (SIGIT ANDRIANTO)

DI sela kesibukan kuliah, Nimas Arini Hapsari melakoni bisnis jasa make-up. Tak jarang, perempuan yang mengambil jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV) Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) ini harus menuruti keinginan aneh-aneh orang yang ia make up.

”Ada yang ingin di-make up supaya mirip artis. Itu keinginan yang….” Nimas menghentikan pembicaraannya kemudian tertawa.

Untuk permintaan ini, ia akan menanggapinya dengan mengikuti apa yang diminta. Ia akan mengaplikasikan style yang digunakan artis tersebut pada wajah orang yang di-make up, tanpa mengubah bentuk secara berlebihan.

”Soalnya saya ingin menampilkan kecantikan asli mereka. Bukan mengubah wajah mereka yang kesannya seperti maksa gitu,” ujar gadis yang juga hobi traveling, memasak dan menggambar ini kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Meskipun demikian, Nimas mengaku senang bisa melakoni karir ini di sela kuliahnya. Ia mengaku bisa bertemu dengan banyak orang dengan karakteristik yang berbeda-beda. Selain itu, ia juga bisa mendapat penghasilan dari kegiatan yang awalnya hanya sekadar hobi ini.

”Tapi sedihnya itu kalau ketemu orang yang nawar harga make-up-nya kebangetan hehe,” ujar perempuan yang biasa me-make up untuk acara pernikahan, event, videoshot dan beberapa lainnya ini.

Ke depan, perempuan yang mulai menekuni make-up sejak semester 3 ini tidak akan berhenti belajar seputar per-make-up-an. Ia memiliki keinginan untuk bisa membuat karirnya di dunia make-up lebih berkembang. (sga/aro/ce1)