Myma Maya (DOKUMEN PRIBADI)
Myma Maya (DOKUMEN PRIBADI)

MENJADI seorang marketing communication (Marcom) di sebuah perusahaan ritel handphone, membuat Myma Maya harus paham product knowledge dari merek handphone terbaru agar bisa tepat dan sesuai pangsa pasar konsumennya.

Wanita yang akrab disapa Myma ini mengaku, dirinya tertantang bekerja di SMS Shop lantaran ingin memiliki pengalaman baru. Sebelumnya, alumnus Unisbank Jurusan Ekonomi 2004 ini bekerja di perusahaan pelat merah di bagian keuangan. ”Awal-awal kerja di perusahan ritel handphone, tentu harus adaptasi. Kebetulan iklim kerjanya beda,” kata ibu dua anak ini.

Sempat break bekerja beberapa tahun karena sibuk mengurusi keluarga kecilnya, wanita kelahiran Semarang, 22 Februari 1979 ini mengaku harus beradaptasi dengan pekerjaan barunya. Akhirnya, setelah beradaptasi dan sudah bekerja selama kurang lebih 4 tahun, Myma kini sangat enjoy dengan pekerjaannya, karena mendapatkan pengalaman baru, teman-teman yang baru, dan yang paling penting adalah cara pemikiran yang lebih berkembang, serta berbeda pada setiap individunya.

”Saya bisa kenal berbagai brand handphone, leasing, bank dan yang lainnya. Tentunya menambah koneksi dan kenalan yang membuat hidup saya lebih berwarna dan punya tantangan baru,” tuturnya kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Di sela kesibukan bekerjanya, Myma memilih menghabiskan waktu bersama keluarga dengan traveling. Jika waktu liburan tidak begitu panjang, ia lebih memilih memasak yang menjadi salah satu hobinya sejak SMA. ”Kalau di rumah tentu paling seneng masak, apalagi kalau ada menu baru dari internet. Entah itu western ataupun tradisional, cara memasaknya saya ketahui lewat browsing ataupun Youtube,” katanya. (den/aro/ce1)