33 C
Semarang
Jumat, 10 Juli 2020

Penerjun Kopassus Ditemukan Tewas

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

SEMARANGSeorang penerjun anggota Korp Komando Pasukan Khusus (Kopassus) Satuan 81 Gultor Cijantung Jakarta Timur yang hilang di perairan laut Jawa sekitar Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Selasa (7/2) lalu, akhirnya ditemukan tewas. Korban Sersan Satu (Sertu) Danang Kusuma Wardani ditemukan Rabu (8/2) sekitar pukul 06.00 kemarin. Tubuhnya ditemukan terempas ombak di pinggir Pantai Cipta masih dalam keadaan utuh namun sudah tidak bernyawa.

Kronologi ditemukannya jenazah Sertu Danang bermula ketika petugas gabungan melanjutkan pencarian pada Rabu sekitar pukul 05.00. Pencarian melibatkan 27 anggota TNI menggunakan 3 Landing Craft Rubber (LCR) atau perahu karet, dan jalur darat dengan penyisiran sepanjang Pantai Marina dan Pantai Cipta.

Sekitar pukul 06.00, sekitar 2 km dari lokasi, tiga personel yang melakukan penyisiran menemukan tubuh korban terempas ombak di pinggir Pantai Cipta. Saat diperiksa, Sertu Danang sudah dalam keadaan meninggal dunia. Temuan tersebut kemudian disampaikan kepada anggota yang melakukan pencarian, termasuk tim medis. Sekitar pukul 06.45, jenazah Sertu Danang dievakuasi menggunakan mobil ambulans menuju Rumah Sakit Tentara (RST) Wira Tamtama Kodam IV/Diponegoro.

Kapendam Kodam IV/Diponegoro Kolonel Inf Dwi Endro Sasongko mengatakan, setelah disemayamkan di RST Wira Tamtama Kodam IV/Diponegoro, selanjutnya jenazah Sertu Danang dibawa ke kampung halamannya  Desa Brosot, Kecamatan Galur, Kabupaten Kulonprogo, Jogjakarta untuk dimakamkan. ”Pemakamannya Kamis (9/2) besok (hari ini) di Kulonprogo,” katanya.

Kepala Basarnas Jateng, Agus Haryono, mengatakan, saat ditemukan, tubuh Sertu Danang masih utuh, dan masih dalam keadaan mengenakan seragam Pakaian Dinas Harian (PDH).

Diakui, pencarian terhadap korban sempat mengalami kendala cuaca ekstrem, dan sempat dihentikan sementara waktu. ”Kondisi gelombang air laut tinggi mencapai 2 meter ditambah angin kencang dan hujan deras. Makanya kemarin dihentikan sebentar, karena kalau kita paksakan perahu bisa terbalik,” ujarnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, dua penerjun anggota Kopassus mendarat di laut akibat terempas angin kencang. Insiden tersebut terjadi saat mereka melakukan latihan terjun payung bersama sembilan anggota lainnya menggunakan pesawat Heli MI17 milik TNI Skuadron 31 Serbu Penerbad Semarang, Selasa (7/2) sekitar pukul 07.30.

Korban selamat diketahui bernama Serda Beny Buana Yuda anggota Korp Komando Pasukan Khusus (Kopassus) Satuan 81 Gultor Cijantung Jakarta. Beny yang jatuh di perairan Dermaga Nusantara ditolong oleh seorang nelayan. Sedangkan korban hilang Sersan Satu (Sertu) Danang Kusuma Wardani, anggota satuan yang sama. (mha/aro/ce1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Lukis Kue Kering, Dipesan hingga Sumatera

Bosan dengan bentuk cookies yang begitu-begitu saja, pasangan sahabat Kaisya Ukima dan Diajeng Imas memutuskan membuat cookies menjadi lebih menarik. Dengan bakat melukis yang...

Mahasiswa Mark-up Pendapatan Ortu

RADARSEMARANG.COM, SOLO – Tidak sedikit mahasiswa baru yang diterima lewat jalur seleksi bersama masuk perguruan tinggi negeri (SBMPTN) Universitas Sebelas Maret (UNS) merasa gengsi...

Notaris Pemberi Suap Diperiksa

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Penyidikan dugaan kasus suap dengan tersangka Kepala Subseksi Pemeliharaan Data Pertanahan Nasional pada Kantor Agraria dan Tata Ruang (ATR) atau Badan Pertanahan Nasional...

Siapkan Lima Jalur Alternatif Mudik

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN–Sejumlah jalur alternatif untuk mengurai kemacetan lalulintas saat arus mudik Lebaran di Kabupaten Semarang mulai dilakukan. Kapolres Semarang AKBP Agus Nugroho mengungkapkan terdapat...

Membuat Pembelajaran Trigonometri Menjadi Menarik

RADARSEMARANG.COM - SELAMA ini matematika dianggap pelajaran yang menakutkan dan menjadi momok peserta didik. Terbukti banyak peserta didik kelas X yang mengambil jurusan IPS...

Uang Rp 3,618 T Dimusnahkan

RADARSEMARANG.COM, TEGAL - Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Tegal kini menambah peralatan untuk membantu layanan verifikasi dan klasifikasi uang yang diragukan keasliannya. Dengan...