Istri Saya Kemambang di Atas Almari

Must Read

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp...

BANJIR bandang kemarin memang hanya berlangsung sekitar satu jam. Namun efeknya luar biasa bagi warga. Lantaran meninggalkan lumpur di sepanjang jalan yang sejajar dengan alur sungai. Bahkan posisi masjid yang konstruksi bangunannya sangat tinggi, sempat dimasuki air. Apalagi warung depan masjid yang posisinya lebih rendah, langsung diterjang air penuh lumpur.

Padahal umumnya pintu rumah warga tersebut semula terkunci rapat. Namun saking derasnya arus air, banyak pintu yang jebol hingga air bah masuk menggenangi sebagian besar rumah warga. Sebagian besar hanya sebatas mata kaki ketinggian air dan lumpurnya. Namun yang paling parah adalah rumah Wakijan di Jalan Wahyu Asri Selatan III No 15 dan rumah Yadi yang dikontrakkan keluarga muda berputra dua di Jalan Wahyu Asri Selatan III No 14. Kedua rumah ini tergenang hingga setinggi 2,15 meter. Praktis, hampir tidak ada barang yang bisa diselamatkan. Semua porak-poranda. Rumah sederhana tersebut berubah menjadi kubangan lumpur.

Rumah Wakijan, kondisinya sangat memprihatinkan. Hampir semua ruangan di rumah tersebut sudah rusak tak berbentuk. Tiga kamar yang biasanya digunakan untuk tidur, porak-poranda lantaran hanyut terbawa arus yang memang sangat deras. Lumpur di dalam rumah setinggi mata kaki orang dewasa. ”Sudah tidak ada yang bisa diselamatkan,” kata bapak tiga anak yang berusaha membersihkan depan rumahnya yang dipenuhi sampah banjir.

Wakijan mengaku, begitu banjir datang, hanya ada dirinya dan istrinya di dalam rumah. Sedangkan ketiga anaknya, kebetulan tidak ada di rumah. Kala banjir, dirinya dan sang istri sempat dibenamkan oleh air bah. Bahkan, istrinya kemambang di atas almari. Dia pun berusaha menyelamatkan istrinya terlebih dahulu. Begitu istrinya berhasil dibawa ke tempat yang lebih aman, dirinya bermaksud kembali ke rumah untuk menyelamatkan barang berharga. Namun belum sempat masuk rumah, air bah yang menenggelamkan rumahnya hingga setinggi 2, 15 meter, membuat dirinya terseret arus hingga terombang-ambing di antara sampah berupa kayu dan bambu panjang serta bebatuan.

Tragis memang, pelipisnya sampai terluka terantuk benda keras. Namun beruntung, masih bisa bertahan dan menyelamatkan diri di antara deras air bah. ”Bersyukur saya tidak terbawa arus, masih diberikan keselamatan,” tuturnya sambil membersihkan jalan depan rumahnya yang penuh lumpur dan sampah.

Wakijan mengakui rumahnya yang tidak berada persis di pinggir sungai, memang paling rendah dari rumah warga Perumahan Wahyu Utomo lainnya. Bahkan, rumah yang di pinggir sungai persis, yakni rumah nomor 14, ketinggian air bah yang menenggelamkan rumah tersebut hanya sekitar 1,80 meter.

Dia menuturkan, penghuni sebelah rumahnya tersebut adalah keluarga muda dengan dua anak kecil yang mengontrak rumah Pak Yadi. Begitu banjir, penghuninya bernama Andika langsung mengeluarkan mobilnya ke tempat yang jauh. Setelah itu, menyelamatkan kedua anak dan istrinya, meski air bah sudah setinggi perut orang dewasa. ”Mereka langsung mengungsi ke Bringin. Dan sampai sekarang belum kembali,” tuturnya.

Ketika Jawa Pos Radar Semarang menyambangi rumah nomor 14 tersebut, masih terkunci rapat. Namun barang-barang di depan rumah sudah tidak berbentuk. Sepeda motor malang migung bercampur lumpur dan sampah. Halaman rumah dipenuhi sampah dan lumpur. ”Alhmdulillah tidak ada korban jiwa,” kata Wakijan.

Wakijan yang keseharian sebagai tukang ojek ini, berharap adanya bantuan dari Pemkot Semarang. Pasalnya, seisi rumah miliknya sudah tidak bisa digunakan lagi. Semua rusak parah. ”Kami berharap ada bantuan yang datang,” harapnya.

Selain kedua rumah korban banjir bandang terparah tersebut, masih ada rumah mewah nomor 24 milik Trio Wihakso yang cukup memprihatinkan. Namun karena posisinya lebih tinggi dari kedua rumah tersebut, hanya kemasukan air dengan ketinggian sekitar 50 sentimeter. Meski rumah tersebut dipenuhi air berlumpur, masih banyak barang yang bisa diselamatkan. Peralatan elektronik yang letaknya di atas meja, masih bisa digunakan. Hanya barang-barang yang posisinya di lantai yang rusak parah dan terbawa arus. ”Ya beginilah Mbak,” tutur Trio yang tetep legawa menjadi korban banjir.

Trio juga menunjukkan mobil miliknya yang semula dikira berada di tempat aman, sempat terseret arus hingga kemambang. Bersyukur, kemambangnya menjauh dari sungai. Demikian juga dengan rumah mewah di Jalan Wahyu Asri Dalam I yang persis berada di pinggir jembatan. Air berlumpur juga menggenangi bagian dalam rumah hingga 1 meter. Ketika wartawan koran ini menyambangi rumah tersebut, semua sibuk membersihkan lumpur yang menggenangi seluruh ruangan, termasuk kamar tidur.

Warung kelontong di depan Masjid Wahyu Utomo juga mengalami kerugian besar. Lantaran barang dagangannya banyak yang terhanyut. Rumahnya ditenggelamkan oleh lumpur. ”Kami butuh bantuan pemerintah untuk membersihkan lumpur di jalanan dan rumah warga. Kami minta bantuan mobil kebakaran untuk menyemprot lumpur dengan air,” kata Ketua RT 2 RW 6, Sumargo di hadapan Camat Ngaliyan, Heroe Soekendar.

Sumargo yang tinggal di perumahan tersebut sejak 1983 tersebut mengaku, banjir bandang kali ini yang terparah. ”Kami tak mengira, bencana banjir bisa separah ini,” tuturnya. (ida/aro/ce1)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...

Air Semut

Kota ini di tengah Gurun Gobi. Jaraknya empat jam dari kota di baratnya. Juga empat jam dari kota di timurnya. Kota yang di barat itu,...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -