Wakil Gubernur Maluku DR Zeth Sahuburua membuka pameran Maluku Ekspo dalam rangka Hari Pers Nasional (HPN) di Lapangan Merdeka Ambon, kemarin.
Wakil Gubernur Maluku DR Zeth Sahuburua membuka pameran Maluku Ekspo dalam rangka Hari Pers Nasional (HPN) di Lapangan Merdeka Ambon, kemarin.

Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2017 digelar di Kota Ambon, Provinsi Maluku. Berbagai rangkaian kegiatan dilaksanakan, diantaranya ditandai dengan pembukaan pameran pers yang dikemas dalam Maluku  Ekspo. Pameran yang berlangsung dilapangan Merdeka Ambon kemarin ini dibuka langsung Wakil Gubernur Maluku, DR Zeth Sahuburua dengan ditandai pemukulan tifa (gendang) dan pelepasan balon ke udara. Seperti apa?

WAHIB PRIBADI, Maluku

Sepanjang jalan menuju Kota Ambon mulai dari Bandara Pattimura hingga jalan jalan protokol berkibar berbagai umbul umbul, baliho, dan spanduk perayaan HPN. Tak mau kalah. Berbagai perkantoran, BUMN, BUMD dan pertokoan turut menyemarakkan HPN dengan memasang baliho.

Ambon dipilih menjadi pusat tempat acara yang sedianya akan dihadiri Presiden Jokowi tersebut salah satunya karena kesiapan dan memiliki potensi ekonomi kemaritiman yang cukup besar. Ini sesuai tema yang diusung dalam HPN. Yaitu, pers dan rakyat Maluku bangkit dari laut.

Dari sisi perekonomian, Maluku punya potensi besar terkait ekspor impor. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Pemprov Maluku disebutkan, bahwa komoditas ekspor unggulan Maluku pada 2016 adalah minyak mentah yang nilainya mencapai US$ 47, 89 juta.

Selain itu, Maluku juga melakukan ekspor barang non migas yakni potensi ikan hasil laut dan udang dengan nilai US$ 0, 43 juta. Sedangkan, pangsa impor Maluku menunjukkan bahwa komoditas yang diimpor dari Singapura dan Malaysia hampir semua adalah bahan bakar minyak senilai US$ 191, 53 juta. Selain itu, Maluku juga pernah melakukan impor kapal dari Jerman dengan nilai US$ 12, 66 juta. Sementara impor barang lainnya dari negara Tiongkok dan Korea Selatan.

Wakil Gubernur Maluku Zeth Sahuburua mengungkapkan, dengan adanya HPN di Ambon menjadi kesempatan daerah yang dipimpinnya tersebut untuk mempromosikan kedunia luar, utamanya potensi perekonomian yang ada. Menurutnya,  persaingan dan kompetisi dunia usaha sekarang dinilai cukup ketat. Karena itu, perlu sinergi dengan berbagai pihak, termasuk dengan media massa.

“Kehadiran dunia usaha dalam pameran HPN ini sangat penting. Yaitu, bagaimana kualitas produksi dan pemasaran utamanya untuk produk produk unggulan daerah dapat go internasional,”katanya disela membuka pameran pers yang dihadiri tokoh pers dan muspida setempat, kemarin.

Menurut Wagub, kolaborasi antara dunia usaha dengan pers atau media massa dapat menumbuhkan ekonomi masyarakat. Dan, hal itu menjadi salah satu kunci keberhasilan usaha diera globalisasi seperti sekarang ini.

“Banyak produksi industri kreatif yang perlu dikenalkan ke dunia luar lewat media,”paparnya. Wagub Zeth juga  menambahkan, Maluku melalui HPN ini mengharapkan Presiden Jokowi dapat mencanangkan gerakan Maluku sebagai lumbung ikan nasional. Ketua panitia pameran, Franky Renjaan mengatakan, pameran HPN ini diikuti 128 stand.

Wartawan Jawa Pos Radar Semarang di stand koran Rakyat Merdeka (Jawa Pos Group)
Wartawan Jawa Pos Radar Semarang di stand koran Rakyat Merdeka (Jawa Pos Group)

Selain dari perusahaan pers juga dari instansi dilingkungan Pemkot Ambon maupun Pemprov Maluku. Kegiatan juga diramaikan dengan sambungrasa terkait dunia pariwisata dan lainnya. “Selain pameran juga banyak kegiatan lainnya termasuk bersih pantai, “katanya. (*/ap)