33 C
Semarang
Sabtu, 6 Juni 2020

Persikama Takluk di Kandang Persik

Another

Didi Kempot: Bisa Tampil di Acaranya Mahasiswa Saja Saya Sudah Senang (16)

Di Jogjakarta, Didi Kempot berkonser, berkolaborasi, dan bertemu anak muda Papua yang fasih menyanyikan lagu-lagunya. Artis besar yang sama...

Kenangan dan Kesan Tak Terlupa Bekerja Bareng sang Legenda

Yuni Shara antusias saat ditawari berduet dengan Didi Kempot meski akhirnya tak sempat bertemu sampai selesai rekaman. Soimah juga...

Didi Kempot Berkawan dengan Berbagai Kalangan (14)

Karya-karyanya yang sukses melewati semua demarkasi pendengar musik mengantarkan Didi Kempot pada persahabatan yang tak pandang bulu. Dari pengamen...

MUNGKID— Ujicoba perdana Persikama Kabupaten Magelang melawan tim selevel, belum memuaskan. Tim kebanggan warga Kabupaten Magelang, dipaksa kalah 2-0 dari tuan rumah Persik Kendal.

Bertanding di Stadion Kebondalem Kendal, Persikama turun dengan kekuatan tim. Sumaryanto Gambir, bertugas menggedor pertahanan lawan. Sedangkan Sutiyas, menjaga baris pertahanan.

Sang pelatih, Tommy Parsep yang menerapkan skema 4-4-2, belum bisa mengimbangi permainan tuan rumah Persik Kediri. Apalagi, tim tuan rumah didukung penuh oleh Ultras Bombers, suporter mereka. Sejak kick off babak pertama, tim tuan rumah langsung menggedor pertahanan Persikama. Beberapa kali Persik Kendal berhasil menembus pertahanan tim tamu. Bahkan, saat pertandingan baru berjalan enam menit, tim tuan rumah berhasil membobol gawang Persikama, M Ridho.

Sebuah skema serangan apik berhasil dituntaskan oleh striker tuan rumah Nugroho Dwi. Skor 1-0 bertahan hingga peluit babak pertama ditiup. ”Para pemain masih belum seimbang. Beberapa kali mereka masih melakukan kesalahan mendasar,” kata Tommy Parsep.

Di babak kedua, Tommy mencoba memasukkan sejumlah pemain baru. Namun, permainan Persikama tidak juga membaik. Kerja sama dan koordinasi antarlini, masih lemah. Skema pertandingan belum bisa diterjemahkan dengan baik oleh para pemain.

Beberapa kali percobaan serangan, masih belum bisa menembus pertahanan tuan rumah. Sementara Persik Kendal berhasil menguasai pertandingan. ”Lini tengah kita juga butuh perbaikan.”

Nahas, saat mencoba melakukan serangan, pemain belakang Persikama lengah. Menit 60, gawang tim tamu akhirnya kembali jebol. Kali ini, gol diciptakan oleh Rizky Kurniawan. Serangan balik cepat berhasil dikonversi menjadi sebuah gol yang mengakhiri pertandingan.

Tommy menambahkan, selain belum matangnya koordinasi antarlini, para pemain masih tampak grogi. Sebab, saat ini tim masih didominasi pemain muda. Manajer Persikama, Sukardiyono, berjanji segera melakukan evaluasi. “Ini akan jadi evaluasi kerja sama dan pola permainan akan terus kita benahi.”

Terutama, kata Tommy, soal mental bermain anak asuhannya. Beberapa pemain, sebut Tommy, masih minim pengalaman. Sementara Persik merupakan tim yang sudah solid. (vie/isk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Didi Kempot: Bisa Tampil di Acaranya Mahasiswa Saja Saya Sudah Senang (16)

Di Jogjakarta, Didi Kempot berkonser, berkolaborasi, dan bertemu anak muda Papua yang fasih menyanyikan lagu-lagunya. Artis besar yang sama...

Kenangan dan Kesan Tak Terlupa Bekerja Bareng sang Legenda

Yuni Shara antusias saat ditawari berduet dengan Didi Kempot meski akhirnya tak sempat bertemu sampai selesai rekaman. Soimah juga terus ingat satu nasihat dari...

Didi Kempot Berkawan dengan Berbagai Kalangan (14)

Karya-karyanya yang sukses melewati semua demarkasi pendengar musik mengantarkan Didi Kempot pada persahabatan yang tak pandang bulu. Dari pengamen sampai presiden. T.M. BAYUAJI-K. ULUM, BAYU...

Setan Sembunyi

Surabaya tidak lagi hanya merah. Tapi merah kehitaman. Pertanda wabah Covid-19 kian mengkhawatirkan. Apalagi ada berita medsos yang agak ngawur sebelumnya: Surabaya bisa seperti Wuhan....

Religiusitas dan Kedekatan Didi Kempot dengan Kaum Santri (13)

Ada sejumlah lagu Didi Kempot yang memperlihatkan sisi religiusitas maestro campursari itu, termasuk satu di antaranya yang belum sempat dirilis. Menurut para sahabat, yang...

More Articles Like This

Must Read

Ewuh Pakewuh, Ubah Rasa Takut Siswa pada Guru

BUDAYA membaca dan mendengarkan cerita dari orang tua kita, ternyata menjadi strategi yang jitu untuk menanamkan nilai budaya dan pendidikan budi pekerti luhur kepada...

Waspadai Motivasi PPSM

SEMARANG–Setelah hanya berhasil meraih hasil imbang 1-1 versus PSIR Rembang, tim PSIS Semarang akan melakoni matchday kelima mereka menjamu PPSM Magelang di Stadion Jatidiri...

Istri Melanggar Marka, Suami yang Ditilang

SEMARANG-Aparat Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polrestabes Semarang, kemarin (28/9), mendatangi rumah terduga pelanggar lalu lintas yang terekam CCTV.  Hal ini sebagai bentuk penindakan terhadap...

Semarang KLB Difteri

SEMARANG—Kota Semarang dinyatakan sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB) penyakit difteri oleh Kementerian Kesehatan RI. Dinas Kesehatan Kota Semarang menilai ada faktor yang menyebabkan penyakit...

Sasar Pasar Bintang 4

SEMARANG –  Persaingan bisnis di bidang perhotelan kian sengit. Berbagai strategi pemasaran kreatif dan inovatif terus dilakukan manajemen hotel. Termasuk manajemen Fairfield Marriot Hotel...

Diminta Perhatikan Kesejahteraan Petani

RADARSEMARANG.COM, BOYOLALI - Sejumlah petani di Jateng berharap Sudirman Said-Ida Fauziyah menerapkan kebijakan yang memberi manfaat jika terpilih dalam Pilgub Jateng 2018. Sebab, selama...