33 C
Semarang
Sabtu, 11 Juli 2020

Gulirkan Program Peduli Warga Pesisir dan Terpencil

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

DEMAK-Keterbatasan warga Bedono, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, dalam mendapatan akses dan layanan kesehatan mendapat perhatian dari Djarum Foundation. Melalui program Bakti Sosial (Baksos), warga desa tersebut, Sabtu (4/2) kemarin, mendapatkan bantuan Pelayanan Kesehatan Baksos Djarum Foundation (Baksos DF).

Kegiatan yang sekaligus mengawali bergulirnya kembali Baksos DF di tahun 2017 tersebut, diikuti tak kurang dari 500 warga. Bekerjasama dengan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Semarang dan Yayasan Bangun Sehat Indonesiaku (YBSI).

Palaksa Lanal Semarang, Lekol Marinir Idi Rizaldi yang mewakili Danlanal Semarang, Kolonel Laut (P) Hanarko Djodi Pamungkas, menyampaikan bahwa Desa Bedono masuk wilayah binaan Posal Demak. Melalui aksi kemanusiaan ini, TNI AL dapat memberi bantuan langsung bagi desa-desa di wilayah pantura. “Mudah-mudahan memberi dampak positif untuk terbangunannya kondisi kesehatan yang lebih baik lagi,” paparnya mengawali kegiatan.

Baksos DF di Balai Desa Bedono, turut dihadiri kalangan Muspika Sayung, perangkat Desa Bedono, Program Director Djarum Foundation Rudy Djauhari dan Ketua Tim Medis YBSI Dr Hisnindarsyah. Menurut Rudy, memasuki tahun 2017, rangkaian Baksos DF sudah berlangsung Ke-49. “Baksos ini ditujukan untuk warga yang membutuhkan, khususnya daerah pesisir dan terpencil. Karena keterbatasan biaya, ataupun akses mendapatkannya. Harapan kami, menjadi trigger bagi institusi swasta lain sehingga akan membantu lebih banyak lagi warga,” paparnya.

Kepala Desa (Kades) Bedono, Agus Salim, memberikan apresiasi atas bantuan pelayanan kesehatan yang mencakup pemeriksanaan dokter umum, dokter spesialis THT, psikiatri, cek laboratorium dan pemberian obat tanpa biaya. “Ke depan dapat berkesinambungan dan berkelanjutan. Kondisi desa kami yang dulunya warga bertani, banyak beralih jadi nelayan karena lahannya tergenang. Ini berpengaruh dengan pendapatan yang saat ini minim sekali. Baksos meringankan warga dan manfaatnya terasa,” ujarnya. (fiq/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Smartfren Beri Kemudahan Driver Online

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Koneksi internet, saat ini menjadi kebutuhan semua orang, terutama pelaku transportasi online. Untuk mendukung kemudahan akses internet dan komunikasi para pengemudi...

Nama Bubur India, Tak Terkait Negara India

RADARSEMARANG.COM - AKTIVITAS di Masjid Jami Pekojan, tepatnya di Petolongan nomor 1, Purwodinatan, Semarang Tengah, sudah mulai ramai ketika waktu menujukkan pukul 13.00 siang....

Wujudkan Rumah Kos yang Ramah dan Aman

UNDANG - Undang Dasar (UUD) Negara Republik Indonesia Tahun 1945 memberikan hak kepada setiap orang untuk hidup sejahtera lahir dan batin, bertempat tinggal, dan...

Petani Dilatih Melihat Iklim

MAGELANG—Petani di Kabupaten Magelang, Selasa (26/9) kemarin, mendapatkan pelatihan melihat iklim di aula Kecamatan Ngluwar, Kabupaten Magelang. Penyelenggara kegiatan, Balai Meterologi Klimatologi dan Geofisika...

Napi Bleder Diajari Berternak Udang Vaname

KENDAL—Para Narapidana (napi) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas II B Bleder, Kecamatan Patebon, Kendal diberikan pelatihan ketrampilan agribisnis. Para warga binaan ini, diajari cara...

Jadi Jujukan Wisatawan, Diyakini Peninggalan Diponegoro

Di tengah permukiman warga keturunan Tionghoa di kawasan Pecinan, Semarang Tengah, berdiri Masjid An Nur Menyanan. Masjid yang kaya akan sejarah ini diyakini sebagai...