33 C
Semarang
Selasa, 26 Mei 2020

Dewan Siap Tertib Serahkan LHKPN

Another

Karya Didi Kempot: Ditulis Sekarang, Terkenal Puluhan Tahun Kemudian (5)

Manisnya karir tak didapat Didi Kempot begitu saja. Ada perjuangan berat yang dilalui. Kuncinya adalah terus berjalan di jalur...

Memungut Keteladanan sang Kakak untuk Kejar Impian Kesuksesan (4)

Mamiek Prakoso yang pintar ngomong jadi motivator bagi sang adik yang pendiam, Didi Kempot. Hubungan keduanya dekat, meski Didi...

Di Bus Kota Nyanyi Lagu Indonesia, di Bus AKAP Lagu Jawa (3)

Bahkan saat mulai awal mengamen di Solo pun, Didi Kempot sudah membawakan lagu ciptaan sendiri, Cidro salah satunya. Suaranya...

SEMARANG – DPRD Jawa Tengah terus melakukan berbagai upaya sebagai komitmen untuk pemberantasan korupsi. Salah satunya adalah seluruh anggota DPRD Jateng siap menyerahkan Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN) secara tertib.

Komitmen tersebut diberikan usai mengikuti Workshop DPRD Provinsi Jateng ”Urgensi LHKPN bagi Anggota DPRD dalam Upaya Pencegahan Tindak Pidana Korupsi” di The Sunan Hotel Solo selama tiga hari, Sabtu-Minggu (3-5). Kegiatan tersebut sebagai upaya agar anggota DPRD bisa lebih paham dan bisa berkomitmen untuk menyerahkan LHKPN. ”Setelah ada workshop semua sudah tahu, dan siap untuk menyerahkan LHKPN,” kata Ketua DPRD Jateng, Rukma Setyabudi.

Ia menambahkan, saat ini diakui baru 35 persen anggota DPRD Jateng yang sudah melaporkan LHKPN. Yang lainnya belum, karena masih dalam proses. Salah satu penyebabnya karena ada sedikit masalah teknis dalam pelaporan LHKPN. ”Sekarang semua sudah komitmen dan secepatnya menyerahkan LHKPN. Karena ini merupakan tanggung jawab masing-masing anggota,” tambahnya.

Rukma  menambahkan, semua anggota DPRD Jateng sepakat jika LHKPN merupakan kewajiban yang harus dilakukan masing-masing. Dan kewajiban tersebut diatur dalam Undang-Undang Nomor 28 tahun 1999 tentang Penyelenggaan Negara yang Bersih dan Bebas dari Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN). ”Ini sekaligus bisa sebagai kontrol untuk tidak korupsi. Sekaligus bukti transparansi,” ujarnya.

Staf Direktorat Pelaporan dan Pemeriksaan Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Harun Hidayat mengatakan, semua anggota dewan wajib melaporkan harta kekayaan yang dimiliki. Itu diatur dalam UU Nomor 28 tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Negara yang Bersih dan Bebas dari KKN; UU nomor 30 tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, serta Keputusan KPK nomor KEP. 07/KPK/02/2005.

Penyelenggara negara antara lain pejabat pada Lembaga Tinggi/Tertinggi Negara, Menteri, Gubernur, Hakim. Selain itu juga pejabat Eselon II, semula kepala kantor di lingkungan Kemenkeu, pemeriksa Bea dan Cukai, pemeriksa pajak, auditor, pejabat yang mengeluarkan perizinan, pejabat/kepala unit pelayanan masyarakat, serta pejabat pembuat regulasi. ”Ini merupakan bagian dari program pencegahan korupsi,” katanya.

Pengisian LHKPN harus dilakukan sejujur-jujurnya untuk melaporkan harta kekayaan selama menjadi penyelenggara negara. ”Mulai 2017 untuk pengisian LHKPN bisa lewat online dan cukup mengisi satu berkas, agar lebih mudah,” tambahnya.

Sekretaris DPRD Provinsi Jawa Tengah, Indra Surya mengatakan, LHKPN sangat penting sebagai komitmen transparansi dan pencegahan korupsi. Pihaknya terus berkomitmen untuk pemberantasan korupsi. Apalagi untuk pengisian laporan harta kekayaan, petugas KPK siap membantu pengisian LHKPN. (fth/adv/ric/ce1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Karya Didi Kempot: Ditulis Sekarang, Terkenal Puluhan Tahun Kemudian (5)

Manisnya karir tak didapat Didi Kempot begitu saja. Ada perjuangan berat yang dilalui. Kuncinya adalah terus berjalan di jalur...

Memungut Keteladanan sang Kakak untuk Kejar Impian Kesuksesan (4)

Mamiek Prakoso yang pintar ngomong jadi motivator bagi sang adik yang pendiam, Didi Kempot. Hubungan keduanya dekat, meski Didi sering sungkan minta sangu kepada...

Di Bus Kota Nyanyi Lagu Indonesia, di Bus AKAP Lagu Jawa (3)

Bahkan saat mulai awal mengamen di Solo pun, Didi Kempot sudah membawakan lagu ciptaan sendiri, Cidro salah satunya. Suaranya yang merdu dan karakternya yang...

Mengenang Didi Kempot: Balik Solo, Jual Sepeda, Beli Gitar (2)

Selain supaya bisa bersekolah lagi, Didi Kempot dititipkan ke sang pakde yang personel militer agar tidak mbeling. Di Samarinda bakat musiknya mulai terasah, juga kegemarannya...

Dari Cidro sampai Ojo Mudik: Mengenang Hidup dan Karir Didi Kempot (1)

Dengan segala popularitasnya, Didi Kempot tak pernah repot dengan riders tiap kali manggung. Meninggalkan satu lagu lagi bertema virus korona. ANTONIUS CHRISTIAN, Solo-DUWI SUSILO, Ngawi, Jawa...

More Articles Like This

Must Read

Edisi Emas Imlek

RADARSEMARANG.COM - Sales Promotion Girl PT Aneka Tambang (Antam) Tbk menunjukan emas batangan bergambar Anjing Tanah yang menjadi desain Tahun Baru Imlek yang jatuh...

Dua Kasus Korupsi Jadi PR

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Dua kasus dugaan korupsi akan menjadi pekerjaan rumah bagi jajaran Polres Magelang Kota pada tahun 2018 ini. Saat ini, polisi masih...

Masyarakat Harus Kritis Media

WONOSOBO - Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Jawa Tengah meminta agar kelompok masyarakat pemantau (KMP) di Kabupaten Wonosobo lebih aktif dalam memantau tayangan...

Siswa Dilatih Jadi Wirausahawan Digital

SALATIGA - Puluhan siswa kelas X SMA Muhammadiyah Plus (Smamplus) Salatiga mengikuti pelatihan Digital Enterpreunership yang digelar di aula sekolah setempat, Jumat (6/10) siang....

Dalam 3 Bulan, Selesaikan Ganti Untung Warga

SEMARANG-Perjuangan warga Kebonharjo, Semarang Utara, Kota Semarang, yang terkena gusuran PT Kereta Api Indonesia (KAI) beberapa waktu lalu, akhirnya menemukan titik terang. Setelah dilakukan...

Pedagang Eks Pasar Tarumanegara Direlokasi

MAGELANG – Sebanyak 265 pedagang eks Pasar Tarumanegara, Kota Magelang mulai menempati blok L, lantai 2 Pasar Rejowinganun sisi timur, kemarin. Tak ada gejolak...