Bupati Janji Segera Diperbaiki Jalan Kandangserang

Sudah 10 Tahun Rusak

4190
MEMBAHAYAKAN: Salah satu ruas jalan di Desa Klesem, Kecamatan Kandangserang, yang hanya terdiri dari material batu yang ditata. Kondisi ini membuat perekonomian warga terganggu. (Taufik.hidayat@radarsemarang.com)
MEMBAHAYAKAN: Salah satu ruas jalan di Desa Klesem, Kecamatan Kandangserang, yang hanya terdiri dari material batu yang ditata. Kondisi ini membuat perekonomian warga terganggu. (Taufik.hidayat@radarsemarang.com)

KAJEN – Lantaran jalan utama rusak selama lebih dari 10 tahun dan belum juga diperbaiki, warga Desa Klesem, Bubak dan Bodas, Kecamatan Kandangserang, Kabupaten Pekalongan,  menuntut Pemerintah Daerah Kabupaten Pekalongan untuk segera jalan tersebut diperbaiki. Hal itu terungkap saat silaturahmi tokoh masyarakat, dan sesama Kepala Desa se-Kecamatan Kandangserang, di Kantor Balai Desa Klesem, Kecamatan Kandangserang, kemarin.

Warga meminta agar permasalahan tersebut segera mendapat solusi dari Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi.  Rusaknya jalan dari Desa Bodas menuju Desa Klesem sepanjang 20 kilometer, sangat menyulitkan warga untuk melakukan aktivitas, karena jalan tersebut bukan hanya sulit dilalui oleh kendaraan roda empat, namun juga kendaraan roda dua. Karena kondisi jalan yang menurun terjal, serta hanya ada bebatuan cadas yang ditata, sehingga sangat berbahaya bagi pengendara kendaraan terutama roda dua.

Wardi, warga Desa Klesem, Kecamatan Kandangserang, mengungkapkan, Desa Klesem adalah salah satu desa, yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Banjarnegara. Menurutnya jalan desa yang ada di Kabupaten Banjarnegara tak jaug dari lokasi tersebut, kondisinya lebih bagus, sehingga masyarakat Desa Klesem dan Bodas, lebih menjual hasil panen sayur ke Pasar Banjarnegara meski dibeli dengan harga jauh lebih murah. Padahal jika di jual dijual di Kabupaten Pekalongan bisa mahal.

“Perekonomian di Desa kami kurang maju, padahal hasil panen kebun kami bagus, tapi karena kondisi jalan rusak, kami tidak bisa menjual di Pekalongan. Kami mohon jalan di Desa Klesem segera diperbaiki,” ungkap Wardi kepada Kepala Desa Klesem, Suyati.

Kepala Desa Klesem, Suyati, mengatakan bahwa rusaknya jalan raya Desa Klesem hingga Bodas, bukan hanya menganggu aktivitas warga. namun juga sudah berulangkali mengakibatkan kecelakaan lalu lintas, khususnya anak sekolah yang mengendarai kendaraan roda dua.

Sementara itu, Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi, menegaskan bahwa Pemkab Pekalongan tetap berkomitmen dan konsisten, untuk membangun wilayah Kabupaten Pekalongan khususnya wilayah Kecamatan atas, seperti Kecamatan Kandangserang, Petungkriono, Paninggaran dan Lebakbarang.

Menurutnya prioritas infrastruktur pembangunan jalan, akan dilakukan pada tahun anggaran tahun 2017, yakni untuk Kecamatan Kandangserang meliputi pembangunan ruas jalan Desa Tajur – Desa Kandangserang, Desa Gamblok ke Desa Bubak, Desa Bubak – Desa Garungwiyoro, Desa Cangkring – Gembong, Desa Gembong – Desa Klesem, hingga Desa Gamblok ke Desa Luragung. “Tahun 2017 ini akan ada perbaikan jalan, yakni dari Desa Sigugur ke Trajumas, Bubak Werdi, dan Jembatan Kaligenteng, jembatan Santokhid dan pembangunan draianase Tajur Kandangserang. Demikian juga untuk Desa kandangserang akan dilakukan betonisasi mulai dari Dukuh Sidong, Desa Gembong, termasuk Desa Klesem,” tegas Bupati Asip. (thd/smu)