RINGSEK: Anggota polisi dibantu warga mengevakuasi bangkai truk pengangkut bir yang masuk jurang di Jalan Magelang - Salatiga, Jumat (3/2). (Hanif.adi.prasetyo@radarkedu.com)
RINGSEK: Anggota polisi dibantu warga mengevakuasi bangkai truk pengangkut bir yang masuk jurang di Jalan Magelang - Salatiga, Jumat (3/2). (Hanif.adi.prasetyo@radarkedu.com)

MUNGKID—Truk bermuatan bir, Jumat (3/2) pagi, pukul 03.45, terjun ke dasar jurang sedalam 20 meter. Kecelakaan tunggal tersebut terjadi di ruas Jalan Magelang – Salatiga. Tepatnya, di Dusun Plalar, Desa Pakis, Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang. Satu korban tewas, satu lainnya luka-luka.

Pantauan Jawa Pos Radar Kedu, proses evakuasi yang dipimpin Kepala Unit Laka Lantas Polres Magelang, Ipda Abdillah Khoirul Muttaqin, berlangsung sulit. Hingga siang kemarin, dua truk derek yang diturunkan belum mampu mengangkat bangkai truk H 1959 BN dari dasar jurang.

Dari dasar jurang, bau menyengat bir menusuk hidung. Selain banyak pecahan dan botol berceceran, belasan anggota Sabhara berupaya mengamankan lokasi dari potensi penjarahan. Lokasi kecelakaan yang hanya berjarak 100 meter dari tempat terperosoknya bus rombongan warga Jogjakarta ke jurang pada akhir Desember 2016 silam, sempat menyebabkan kemacetan. Dua mobil derek, posisinya melintang di badan jalan. Pengalihan arus terpaksa dilakukan.

”Kami membantu mengarahkan ke jalan perkampungan. Dari arah Salatiga, dialihkan melewati Dusun Plalar-Bowongan-Kwiden. Sedangkan dari Magelang melewati Dusun Pakis-Gumelem-Kerten,” jelas Waldi, 48, warga Dusun Kwiden, Desa Pakis, yang turut membantu proses pengalihan arus kendaraan.

Waldi mengatakan, sebelum mobil derek datang, warga sekitar sempat melakukan evakuasi penyelamatan terhadap dua korban yang terjepit kabin truk. Sopir truk bernama Eko Prasetyo, 28, mengalami luka-luka. Sedangkan kernet truk, Daryadi, 39, tewas di lokasi kejadian. ”Untuk mengeluarkan korban, kita merusak pintu dengan mesin pemotong rumput,” kata Waldi. Kecelakaan di tempat tersebut sudah terjadi kali keempat.

Suhadi, 70, saksi mata kejadian mengatakan, saat itu kondisi kawasan Pakis turun hujan. Dari arah Salatiga, muncul truk pengangkut botol bir. Sesampainya di jalan menurun dan menikung–tepatnya di Dusun Plaran, sekitar pukul 03.45– truk tiba-tiba menyeruduk pembatas jalan dan oleng terjun ke jurang.

”Suaranya terdengar keras sekali. Mungkin karena truk beloknya terlalu menepi ke kiri, sehingga masuk ke jurang,” kata warga Dusun Plalar, Desa Pakis, kemarin.

Kasat Lantas Polres Magelang AKP Didi Dewantoro menuturkan, korban Eko Prasetyo dan Daryadi, warga Dusun Bogoreco, Desa Bogosari, Kecamatan Guntur, Kabupaten Demak. Korban luka dibawa ke RST dr Soedjono. (cr1/isk)