PTS Pertama Raih Akreditasi A di Jateng

668
BANGGA: Rektor Unika Soegijapranata, Yohanes Budi Widianarko bersama para wakil rektor menunjukkan akreditasi A yang diperoleh dari BAN-PT di Dormitory Teresa Avila Unika Soegijapranata, Jumat (3/2) kemarin. (Sigit.andrianto@radarsemarang.com)
BANGGA: Rektor Unika Soegijapranata, Yohanes Budi Widianarko bersama para wakil rektor menunjukkan akreditasi A yang diperoleh dari BAN-PT di Dormitory Teresa Avila Unika Soegijapranata, Jumat (3/2) kemarin. (Sigit.andrianto@radarsemarang.com)

SEMARANG – Universitas Katolik (Unika) Soegijapranata berhasil meraih akreditasi A dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Capaian ini, menjadi yang pertama untuk Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di wilayah Kopertis VI Jawa Tengah.

”Sebagai PTS, kami bangga mendapatkan ini. Dengan akreditasi A ini, kami memiliki waktu 5 tahun untuk mempertahankan dan memperbaikinya,” ujar Rektor Yohanes Budi Widianarko.

Capaian ini merupakan hasil jerih payah yang telah dilakukan selama lebih dari 1 tahun dengan membentuk tim beranggotakan puluhan orang. Upaya ini diilengkapi dengan adanya lembaga penjaminan mutu yang dimiliki universitas di Kelurahan Bendan Duwur ini. ”Tahun 2008, kami mendapatkan akreditsi B, dan 2013 juga. Dan akhirnya, usaha yang ketiga kami bisa menghasilkan A ini,” imbuh Budi.

Ia menambahkan bahwa capaian ini didapat karena Unika Soegijapranata telah melakukan perbaikan mendasar. Di antaranya adanya kesepakatan nilai-nilai dasar di Unika yang membuat komunitas warga Unika menjadi lebih guyub dan nyengkuyung menuju Unika berakreditasi A.

”Selain itu, ada inovasi-inovasi. Dengan menggunakan Teknologi Informatika (TI) yang semakin produktif dan inovasi dalam penanaman nilai pada mahasiswa,” jelasnya.

Sementara itu, Ridwan Sanjaya, wakil Rektor 4 Unika Soegijapranata mengatakan bahwa penilaian dilakukan oleh BAN-PT berdasarkan beberapa kriteria. Di antaranya ada visi misi, tujuan, sasaran serta strategi dari universitas; tata pamong, kepemimpinan, sistem pengelolaan dan penjaminan mutu; mahasiswa dan lulusan; serta beberapa kriteria lainnya yang semuanya berjumlah 7 kriteria.

”Termasuk pengembangan SDM yang ada di Unika, baik dosen maupun tenaga kependidikannya. Juga akuntabilitas dan transparansi yang ditekankan di sini. Pengembangan mahasiswa, dengan mendorong mahasiswa untuk selalu berprestasi,” ujarnya.

Selain itu, lanjutnya, juga dilihat dari hasil yang diperoleh dengan adanya kerja sama atau penandatanganan MoU dengan perguruan tinggi lain. (sga/ida/ce1)

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here