33 C
Semarang
Kamis, 28 Mei 2020

Perbaiki Andendum Amdal sebelum 6 Februari

Another

Didi Kempot Tak Suka Merayu meski Jago Bikin Lagu Romantis (7)

Salah satu kesedihan terbesar dalam hidup Didi Kempot adalah tak bisa menunggui kelahiran anak pertama karena tak punya ongkos...

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi,...

Karya Didi Kempot: Ditulis Sekarang, Terkenal Puluhan Tahun Kemudian (5)

Manisnya karir tak didapat Didi Kempot begitu saja. Ada perjuangan berat yang dilalui. Kuncinya adalah terus berjalan di jalur...

”Sebelum rekomendasi kami kirim ke Pak Gubernur, PT SI harus memperbaiki dokumen dahulu. Bola sekarang di perusahaan. Kalau dokumen sudah lengkap kami baru bisa menyusun rekomendasi.” Sugeng Riyanto, Kepala Dinas LHK Jateng

 SEMARANG – Menindaklanjuti hasil Sidang Penilaian Adendum Amdal (analisis mengenai dampak lingkungan) dan Rencana Pengelolaan Lingkungan Hidup-Rencana Pemantauan Lingkungan Hidup (RKL-RPL), PT Semen Indonesia (SI) berupaya memperbaiki dokumen secepat mungkin. Ditargetkan, sebelum 6 Februari sudah klir. Dengan begitu, pekan depan sudah masuk proses penerbitan izin lingkungan.

Direktur Engineering dan Project PT Semen Indonesia, Gatot Kustyadji berharap Surat Keputusan (SK) dari Pemprov Jateng juga bisa segera keluar. ”Semoga segera ditindaklanjuti secara administrasi, sampai ada surat keputusan lingkungan hidup dan dikeluarkannya izin lingkungan,” ucapnya, Jumat (3/2) kemarin.

Saat ini, pihaknya mengerahkan tim untuk memperbaiki dokumen yang dipersyaratkan. Dokumen yang perlu diperbaiki adalah terkait dengan masukan-masukan warga, di antaranya terkait dengan penyediaan air bersih untuk lingkungan dan air untuk pertanian. Warga meminta agar dibuatkan sumur di desa-desa untuk resapan air.

Selain itu, lanjutnya, terkait dengan masalah sosialisasi. Sebab, warga di sekitar pabrik semen meminta RKL-RPL pendirian pabrik semen Rembang disosialisasikan sampai warga memahami. ”Selain itu, ada beberapa hal yang belum masuk di Amdal yang dulu. Nah, di perbaikan ini akan kami masukkan semua,” tegasnya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Jateng sekaligus pimpinan sidang lalu, Sugeng Riyanto mengatakan bahwa waktu perbaikan dokumen Amdal tidak dibatasi. Hanya saja, jika PT SI terlalu lama, rekomendasi pun semakin lama sampai di tangan Pemprov Jateng.

”Sebelum rekomendasi kami kirim ke Pak Gubernur, PT SI harus memperbaiki dokumen dahulu. Bola sekarang di perusahaan. Kalau dokumen sudah lengkap kami baru bisa menyusun rekomendasi,” bebernya.

Ditambahkan, jika dokumen Amdal sudah diperbaiki sesuai persyaratan yang diputuskan dari sidang lalu, belum tentu pabrik semen bisa berdiri. ”Nanti yang memutuskan izinnya adalah Pak Gubernur, kami hanya memberikan rekomendasi,” imbuhnya.

Sementara itu, anggota Komisi E DPRD Jateng, Yudi Indras Wiendarto menilai, pabrik semen di Rembang ini memang harus segera dibangun. Sebab, selain alasan mendukung pembangunan, keberadaan pabrik semen menjadi daya ungkit kesejahteraan masyarakat.

”Banyak manfaatnya untuk menjadi ladang pekerjaan bagi warga di sekitar pabrik. Ini bisa membantu mengentaskan kemiskinan di daerah setempat,” cetus politikus Partai Gerindra ini. (amh/ida/ce1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Didi Kempot Tak Suka Merayu meski Jago Bikin Lagu Romantis (7)

Salah satu kesedihan terbesar dalam hidup Didi Kempot adalah tak bisa menunggui kelahiran anak pertama karena tak punya ongkos...

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi, Jawa Pos — KATA sang kakak, ”Pas kecil...

Karya Didi Kempot: Ditulis Sekarang, Terkenal Puluhan Tahun Kemudian (5)

Manisnya karir tak didapat Didi Kempot begitu saja. Ada perjuangan berat yang dilalui. Kuncinya adalah terus berjalan di jalur yang diyakini. Tak berhenti meski...

Memungut Keteladanan sang Kakak untuk Kejar Impian Kesuksesan (4)

Mamiek Prakoso yang pintar ngomong jadi motivator bagi sang adik yang pendiam, Didi Kempot. Hubungan keduanya dekat, meski Didi sering sungkan minta sangu kepada...

Di Bus Kota Nyanyi Lagu Indonesia, di Bus AKAP Lagu Jawa (3)

Bahkan saat mulai awal mengamen di Solo pun, Didi Kempot sudah membawakan lagu ciptaan sendiri, Cidro salah satunya. Suaranya yang merdu dan karakternya yang...

More Articles Like This

Must Read

Pameran Pernikahan Tradisional

RADARSEMARANG.COM - Pengunjung memilih kebaya di stan pameran wedding tradisional di Java Mal Semarang, Kamis (18/1). Pameran pernikahan tradisional tersebut diikuti berbagai pelaku usaha...

Netizen Diimbau Bijak Gunakan Medsos

SEMARANG - Akhir-akhir banyak kasus penggunaan media sosial seperti posting berita yang tidak benar alisas hoax. Juga berisi ujaran kebencian dan kicauan yang mengarah...

Pemindahan TPU Jadi Kendala

RADARSEMARANG.COM, KENDAL - Proses pembebasan lahan untuk proyek Tol Semarang-Batang di ruas Kendal masih menyisakan persoalan. Pasalnya masih ada 90 bidang tanah warga yang...

Bank Jateng Beri Pelatihan Kelola Keuangan UMKM

UNGARAN – Pola pengelolaan keuangan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kabupaten Semarang saat ini masih tradisional. Sehingga membuat UMKM sulit berkembang. Bank Jateng...

Balap Liar usai Sahur, 36 Remaja Diamankan

SEMARANG - Aparat Polsek Mijen mengamankan 36 remaja yang terlibat aksi balap liar di kawasan Bukit Semarang Baru (BSB) Mijen. Tindakan tersebut hasil razia...

Koleksi Item Dekorasi Rumah Shabby Chic

Sebagai wanita karier dengan kesibukan yang tinggi, ternyata Lia tidak bisa melupakan dekorasi rumah. Wanita yang menjabat sebagai General Manager di @HOM Hotel Semarang...