Pemkab Semarang Terima Penghargaan WTN

640
MEMBANGGAKAN: Kapolres Semarang AKBP V Thirdy Hadmiarso, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang Prayitno Sudaryanto dan Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Djoko Noeryanto ATD MT, menunjukkan piala penghargaan WTN. (ist)
MEMBANGGAKAN: Kapolres Semarang AKBP V Thirdy Hadmiarso, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang Prayitno Sudaryanto dan Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Djoko Noeryanto ATD MT, menunjukkan piala penghargaan WTN. (ist)

UNGARAN – Kabupaten Semarang mendapat penghargaan Wahana Tata Nugraha (WTN) kategori Lalu Lintas Kota Sedang, dari Kementerian Perhubungan. Piala penghargaan diserahkan langsung oleh Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Pudji Hartanto Iskandar.

“Penghargaan itu menjadi motivasi Pemkab Semarang yang didukung Polres Semarang untuk bersama-sama memberikan pelayanan lalu lintas dan penyediaan transportasi publik yang lebih baik,” ujar Bupati Semarang Mundjirin, kemarin.

Kepala Dinas Perhubungan, Prayitno Sudaryanto mengatakan penghargaan WTN ini menunjukkan bahwa Pemkab Semarang telah memberikan pelayanan yang baik di bidang lalu lintas dan transportasi darat.“Sesuai dengan kebijakan Bupati Semarang yang tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), akan dikembangkan trayek angkutan ke sekolah-sekolah di wilayah terpencil,” ujarnya.

Sementara itu Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Kabupaten Semarang Djoko Noeryanto menjelaskan penghargaan piala WTN ini merupakan kali kedua. Sebelumnya, pada tahun 2015 penghargaan yang sama juga telah diraih. “Piala WTN kategori lalu lintas diberikan setelah melalui penilaian di urusan administrasi, teknis dan operasional serta komitmen dari Pemkab Semarang untuk mengelola lalu lintas dengan baik,” katanya.

Dijelaskan lebih rinci, penilaian teknis operasional dilakukan di lima titik sasaran. Yakni empat ruas jalan utama di Kota Ungaran diantaranya Jalan Ahmad Yani (Perempatan dekat Kantor KPU sampai dengan Depan Rumah Dinas Bupati Semarang).

Kemudian Jalan MT Haryono (dari depan Kantor Polsek Ungaran sampai dengan Kalirejo), Jalan Letjen Soeprapto (dari depan Kantor DPRD sampai dengan pertigaan sebelum masuk jalan tol Ungaran). “Jalan Pemuda Alun-alun lama Kota Ungaran dan Jalan Hos Cokroaminoto (mulai dari alun-alun lama Kota Ungaran sampai dengan perempatan Kantor Kesbangpol) serta Terminal Sisemut Ungaran,” ujarnya.

“Tahun ini akan dilakukan studi perkotaan di Ambarawa dan Ungaran. Kita berharap penataan lalu lintas di kedua wilayah ramai itu dapat menciptakan kenyamanan dan keamanan warga pengguna jalan,” imbuhnya. (ewb/zal)