KAJEN – Tim Forensik Polda Jateng melakukan otopsi terhadap jenazah Yoyok Agung Setiawan, 31, warga Desa Rowokembu, Kecamatan Wonopringgo, Kabupaten Pekalongan, yang diduga menjadi korban malpraktek di RSUD Kalisari Batang, Jumat (3/2).

Otopsi dilakukan atas permintaan keluarga korban yang menilai kematian Yoyok tidak wajar setelah menjalani pengobatan dan perawatan di RSUD Kalisari Batang.

Hermanto,42, salah satu keluarha korban mengungkapkan bahwa korban pada 26 Januari 2017 lalu, melaksanakan operasi amandel di RSUD Kalisari Kabupaten Batang, kemudian pada 31 Januari 2017 korban meninggal dunia. Pihak keluarga menganggap kematian tidak wajar dan menemukan beberapa kejanggalan. Sehingga melaporkan kejadian tersebut  ke Polres Batang. “Keluarga sudah melaporkan hal ini ke Polres Batang, dan beberapa saksi juga sudah diperiksa oleh  penyidik, dan otopsi ini adalah tindak lanjut dari laporan keluarga,” ungkap Hermanato, saat ditemui di lokasi otopsi.

Kasubbag Humas Polres Pekalongan AKP Aries Tri Hartanto, mengatakan,

karena lokasi kejadian berada di wilayah hukum Polres Batang, maka laporan dari pihak korban ditindaklanjuti oleh Polres Batang, adapun dari pihak Polres Pekalongan hanya membantu pengamanan, mengingat warga sekitar yang melihat proses otopsi sangat banyak. “Otopsi dilakukan untuk mengetahui pasti penyebab meninggalnya korban,” terangnya.

Pembongkaran makam korban dilakukan sekitar pukul 08.30 sampai 10.00 oleh tim dibantu warga sekitar. Otopsi dilakukan tim Forensik Polda Jateng yang dipimpin AKBP Dokter Asti. “Hasil dari team dr Forensik Polda Jateng yang dipimpin AKBP Dokter Asti , baru bisa diketahui seminggu kemudian,” jelas AKP Aries Tri Hartanto. (thd/zal)