Penulis Ilmiah Banyak yang Tidak Up Date

499

MAGELANG – Universitas Tidar (Untidar) Magelang menggelar Workshop and Coaching Clinic Penulisan Artikel Jurnal Internasional. Kegiatan ini untuk merespon permintaan Menteri Riset dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Muhammad Nasir agar dosen dan guru besar menerbitkan jurnal ilmiah internasional.

Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Untidar Prof Sukarno menjelaskan, publikasi karya ilmiah di tingkat internasional mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat dunia akan mutu produk teknologi suatu bangasa. Sehingga diharapkan mampu memberi dampak positif, terutama pada peningkatan devisa Indonesia.

”Kontribusi para ilmuwan Indonesia dalam perkembangan khasanah ilmiah dunia diistilahkan lost science in the third world,” kata Sukarno.

Handoyo Puji Widodo yang berkiprah sebagai associate professor dari Shantou University Tiongkok menjelaskan, teori yang digunakan penulis di Indonesia masih belum up date. Artinya, belum mengikuti perkembangan teori dan riset internasional. Selain itu, metodologi yang dipilih juga penting serta penyajian data yang sistemik juga menentukan keberhasilan sebuah karya jurnal.

”Masih banyak yang merangkum tapi tidak menyajikan data. Membuat jurnal yang baik itu perlu latihan dan peningkatan kemampuan berbahasa Inggris serta komunikasi,” jelasnya. (cr1/ton)