Longsor, Akses Curugmuncar Terputus

3201
LONGSOR: Akses jalan menuju objek wisata Curugmuncar, Kecamatan Petungkriono, tidak bisa dilalui karena terputus oleh longsor dari ketinggian 100 meter. (Taufik.hidayat@radarsemarang.com)
LONGSOR: Akses jalan menuju objek wisata Curugmuncar, Kecamatan Petungkriono, tidak bisa dilalui karena terputus oleh longsor dari ketinggian 100 meter. (Taufik.hidayat@radarsemarang.com)

KAJEN– Akses wisata Curugmuncar, terputus oleh longsoran tanah dari ketinggian 100 meter. Longsor terjadi pada Kamis (2/2) pukul 05.30. Menutup jalan sepanjang 500 meter dari Desa Curugmuncar dan Songgodadi menuju Kecamatan Petungkriono.

Putusnya akses tersebut membuat aktivitas warga terganggu. Termasuk para pelajar SMP dan SMA yang berasal dari dua desa tersebut. Bahkan objek wisata Curugmuncar yang biasanya ramai pengunjung, dipastikan bakal sepi. “Jalan tersebut satu-satunya akses menuju objek wisata ini,” terang pengelola objek wisata Curugmuncar, Eko Sumadi.

Camat Petungkriono,  Agus Purwanto, mengatakan sebulan yang lalu warga dan Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) telah memperbaiki dan membuka jalan alternatif pada jalan Desa Curugmuncar menuju Desa Petungkriono, kali ini longsor terjadi pada jalan yang sama, namun lebih panjang hampir mencapai 500 meter. “Hingga beberapa hari kedepan sepertinya akses yang terkena longsoran ini tidak bisa dilalui. Butuh waktu untuk membuka dan membuat jalan alternatif atau jalan baru,” kata Agus Purwanto.

Sementara itu, BPBD Kabupaten Pekalongan, Bambang Djatmiko, mengatakan pada Kamis kemarin ada dua titik longsor, yakni di Kecamatan Petungkriono dan Lebakbarang. Untuk Kecamatan Lebakbarang tanah longsor terjadi di Desa Kutorembet, jalan sepanjang 300 meter tertutup matrial dari tebing setinggi 50 meter.

“Tim BPBD sudah mendatangi dua lokasi musibah tanah longsor tersebut, untuk musibah di Petungkriono hari ini alat berat sudah berada di lokasi, untuk membuka jalan baru. Diusahakan dalam seminggu jalan tersebut sudah bisa dilalui, demikian juga untuk di Kecamatan Lebakarang,” jelas Bambang. (thd/zal)