Dwi Muji Ajeng Ariyani (DOK PRIBADI FOR JAWA POS RADAR SEMARANG)
Dwi Muji Ajeng Ariyani (DOK PRIBADI FOR JAWA POS RADAR SEMARANG)

KETERBATASAN biaya tak membuat Dwi Muji Ajeng Ariyani mengubur keinginannya melanjutkan pendidikannya. Ia terus berjuang dengan melakoni berbagai macam pekerjaan, demi membiayai kuliahnya. Selepas ujian nasional (unas) SMA, ia sempat bekerja sebagai sales consultant dengan jam kerja yang membuatnya tidak sempat mendaftar di perguruan tinggi.

”Saya ingat, saat itu habis kerja, dari Magelang jam 10 malam naik motor ke Semarang untuk mengikuti Ujian Mandiri di Undip dari jam 7-11. Padahal saya jam 12-nya harus kerja lagi di Magelang,” ceritanya.

Tanpa disangka, ia diterima di jurusan Agribisnis UNDIP pada 2013 silam. Selama kuliah, ia pun masih harus bekerja untuk dapat membiayai hidup dan membayar UKT setiap semesternya. Tak berhenti di situ, ia juga harus meninggalkan segala kegiatan kemahasiswaan untuk bekerja, mencari dana untuk melanjutkan kuliah.

”Semester awal banyak UKM dan organisasi yang saya ikuti, tapi tidak ada yang saya teruskan. Bagi saya, waktu untuk mempertahankan agar tetap bisa kuliah jauh lebih penting,” ujarnya.

Dwi Muji Ajeng Ariyani (DOK PRIBADI FOR JAWA POS RADAR SEMARANG)
Dwi Muji Ajeng Ariyani (DOK PRIBADI FOR JAWA POS RADAR SEMARANG)

Pekerjaan yang pernah dilakoninya di antaranya menjadi mentor, agen asuransi, financial planner, event organizer, freelancer, SPG, jualan tiket, make-up, jualan ular, jualan kucing, dan banyak usaha kecil lainnya untuk membiayai kuliahnya.

Ia mengaku tidak pernah terganggu dengan pekerjaannya. Ia selalu berusaha membagi waktu dengan baik, sehingga jadwal kuliah dan bekerja tidak saling bertabrakan satu sama lain. ”Lakukanlah apa yang kamu inginkan, maka kamu akan menjadi orang yang kamu impikan. Jangan menyerah, jangan terpengaruh dengan kata orang yang bilang kamu tidak mampu,” ujarnya menyemangati.

Ke depan, putri pasangan Mujiyono dan Fatriyani ini bercita-cita menjadi pengusaha. ”Karena banyak yang perlu saya usahakan,” ujarnya. (sga/ida/ce1)