33 C
Semarang
Senin, 13 Juli 2020

Tarif STNK dan Listrik Kerek Inflasi

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

SEMARANG – Inflasi Jawa Tengah bulan Januari sebesar 1,16 persen, meningkat tajam dibanding Desember yang sebesar 0,21 persen. Jumlah tersebut juga lebih besar dibanding inflasi nasional yang berada pada 0,97 persen.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Tengah, Margo Yuwono mengatakan, lima komoditas menjadi penyumbang utama inflasi bulan Januari. Yaitu biaya perpanjangan STNK, tarif pulsa ponsel, tarif listrik, cabai rawit dan bensin. “Kebijakan pemerintah terhadap sebagian komoditas tersebut mendorong adanya inflasi cukup tinggi di awal tahun, kecuali tarif ponsel karena provider memiliki kebijakan tersendiri,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, pencabutan subsidi pemerintah terhadap tarif listrik otomatis menjadikan rumah tangga akan membayar tarif listrik lebih tinggi, karena dari yang sebelumnya ada sebagian biaya ditanggung pemerintah, saat ini tidak lagi.

Sedangkan cabai turut menyumbang inflasi karena suplai yang berkurang di pasaran akibat menurunnya produksi selama musim penghujan. Sehingga harga cabai di pasaran mengalami peningkatan. “Cabai ini juga turut mengerek inflasi tapi tidak sebesar tarif perpanjangan STNK dan tarif listrik,” jelasnya.

Ia menambahkan, dari enam ibukota provinsi di Pulau Jawa semua kota mengalami inflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Surabaya sebesar 1,76 persen, diikuti Yogyakarta sebesar 1,24 persen, Semarang sebesar 1,16 persen, DKI Jakarta sebesar 0,99 persen, Serang sebesar 0,78 persen dan terendah Bandung sebesar 0,49 persen.

Direktur Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jawa Tengah yang juga anggota Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Rahmat Dwisaputra mengatakan, administered price menjadi kelompok utama penyumbang inflasi Januari salah satunya dikarenakan kenaikan tarif listrik. Sedangkan kelompok volatile food seperti cabai juga turut menyumbang namun hanya sedikit. “Terkait kenaikan inflasi ini akan kita diskusikan dengan TPID terkait kebijakan apa yang akan diambil agar inflasi kembali stabil,” ungkapnya. (dna/smu)

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Luncurkan KJS dan Kenalkan Sadewa Market

JEPARA - Pesta Rakyat dalam rangka memeriahkan Hari Jadi ke 67 Provinsi Jateng resmi dibuka Gubernur Ganjar Pranowo di Alun-alun Jepara, Jumat (25/8). Seremoni...

Jateng Kembangkan Wisata di Pantura

SEMARANG - Demi mendongkrak angka kunjungan wisatawan nusantara (wisnus) dan wisatawan mancanegara (wisman), Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Jateng berupaya menggeliatkan potensi wisata...

Presentasi Tingkatkan Kemampuan Berbicara Krama Alus

RADARSEMARANG.COM - KEMAMPUAN berbahasa Jawa bagi sebagian besar siswa sekarang ini sangat memprihatinkan. Jangankan berbicara dengan bahasa Jawa krama alus, siswa berbicara dengan ragam...

Akan Tempuh Jalur Hukum

SEMARANG- Kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) Direktur PT Pagar Gunung Kencana (PGK), Sartono Sutandi, ditengarai ada unsur politisasi untuk menggagalkan rencana eksekusi Ruko Kanjengan....

Buka Program Doktor Studi Ilmu Lingkungan

SEMARANG – Universitas Khatolik (Unika) Soegijapranata siap membuka pembukaan Program Doktor Studi Ilmu Lingkungan usai menerima ijin dalam surat Keputusan Menteri Riset, Teknologi dan...

Keliling Borobudur dapat Hadiah Rumah

MUNGKID—Kegiatan Borobudur Fun Walk and Culture sukses digelar di lapangan Kujon, Desa Borobudur, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Minggu (26/11) kemarin. Enam ribu peserta dari...