33 C
Semarang
Sabtu, 4 Juli 2020

KPU Mulai Distribusikan Logistik Pemilu

Another

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya...

SEMARANG – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jateng mulai mendistribusikan kebutuhan logistik untuk pilkada 15 Februari mendatang. Yang menjadi prioritas adalah Kepulauan Karimunjawa, Kabupaten Jepara karena memperhitungkan kondisi ombak yang tidak setiap saat bisa dilewati kapal.

Ketua KPU Jateng, Joko Purnomo menjelaskan, Rabu (1/2) KPU Kabupaten Jepara diizinkan mengirim logistik pilkada ke empat desa di Kepulauan Karimunjawa lewat jalur laut. Logistik pilkada seperti kotak suara, bilik suara, surat suara, dan formulir-formulir dikirim sekaligus dengan pengawalan kepolisian.

Dijelaskan, distribusi logistik ke Karimunjawa sengaja didahulukan dari daerah lain dan dijadwalkan pada 5 Februari mendatang. ”Perhitungannya kondisi ombak. Akhirnya KPU Kabupaten Jepara diizinkan mendistribusikan logistik setelah mendapat data prakiraan cuaca dan kondisi perairan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) setempat,” ujarnya.

Daftar pemilih tetap (DPT) pada pilkada Kabupaten Jepara di Kepulauan Karimunjawa tercatat 6.704 orang dengan perincian 3.311 pemilih dan 10 TPS di Desa Karimunjawa, 2.195 pemilih di 8 TPS di Desa Kemujan, 396 pemilih dan 1 TPS di Desa Nyamuk, serta 802 pemilih dan 2 TPS di Desa Parang.

Di luar Karimunjawa, Joko menjamin pendistribusian kebutuhan logistik di tujuh kabupaten/kota yang akan menggelar pilkada serentak dapat tepat waktu. Dijelaskan, kebutuhan logistik telah siap 100 persen. Saat ini dalam proses pengepakan serta pembagian untuk 13.843 TPS di tujuh kabupaten/kota yang menggelar pilkada. ”Seluruh proses penyiapan dilakukan di tingkat kabupaten/kota oleh masing-masing KPU setempat,” katanya.

Terkait masih adanya masyarakat yang belum masuk dalam daftar pemilih tetap (DPT) karena belum memiliki Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP), Joko menyebutkan bahwa yang bersangkutan tetap bisa menggunakan hak pilihnya pada pilkada mendatang.

”DPT sudah final, tapi masyarakat yang terdaftar akibat belum punya e-KTP tetap bisa mencoblos pada hari H karena sudah teridentifikasi,” ujarnya.

Dia mengklam, DPT pada pemilu kali ini lebih valid. Sebab, daftar pemilih sementara (DPS) sudah sinkron dengan nomor induk kependudukan (NIK) e-KTP yang terdaftar di database Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) masing-masing daerah. ”Jika ada yang tidak sama atau dobel, akan langsung dikeluarkan dari DPT,” ucapnya, kemarin.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kependudukan dan Catatan Sipil Jateng, Sudaryanto menambahkan, hingga penutup 2016 lalu, tercatat ada 574 ribu warga. Paling banyak di Pemalang yang mencapai 95 ribu. Disusul Kabupaten Pekalongan 27 ribu warga, dan Rembang 19 ribu warga. Untuk yang sudah melakukan perekaman, ada 25.536.860 warga. Dari angka itu, yang belum mendapatkan blangko ada 1.415.139 warga. ”Kalau lelang blangko di pusat sudah dilakukan, maka bisa langsung dicetak dan dibagikan,” ujarnya.

Ditambahkan, daerah yang seluruh warganya sudah melakukan perekaman adalah Banyumas, Purbalingga, Purworejo, Wonosobo, Boyolali, Wonogiri, Karanganyar, Blora, Kudus, Jepara, Kendal, Kabupaten Tegal, Surakarta, Salatiga, dan Kota Pekalongan. (amh/ric/ce1)

Latest News

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

Tambah Puyeng, Suami Nganggur

RADARSEMARANG.COM, LADY Sandi, 38, harus siap menanggung beban dua kali lebih besar setelah menjatuhkan talak suaminya. Bukan tanpa alasan, John Dori, 45, yang gagah...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Meningkatkan Hasil Belajar Siswa SMK dengan Metode Group Investigation

RADARSEMARANG.COM - Salah satu keberhasilan guru dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran dipengaruhi oleh kemampuan guru dalam menyampaikan materi.Tidak semua guru dapat menyampaikan materi dengan baik...

Jalin Sinergitas Hadapi Terorisme

RADARSEMARANG.COM, DEMAK - Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Demak  menjalin kemitraan dan sinergitas dengan TNI Polri. Ini dilakukan antara lain melalui apel Banser serta sahur bersama dengan jajaran Kodim 0716 Demak...

Prima Raja Sari Resto Tawarkan Makan di Tengah Tambak

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Kota Semarang memiliki sebuah tempat resto yang masakan serta tempatnya sangat istimewa yakni Prima Raja Sari Resto jalan Puri Anjasmoro Blok...

Krisis Berbahasa Indonesia

“KID Zaman Now”, “Duh, gue tercyduk guru BK”, “Kamu kok sok alay”, Laper tapi mager”, adalah sederetan kalimat yang sedang populer saat ini. Dari...

Rob Ancam Jalur Mudik Kaligawe

SEMARANG - Rob diperkirakan mengganggu para pengendara di jalur mudik Pantura, Kaligawe, Semarang. Pasalnya, dalam 3 hari terakhir rob mulai naik dan menggenangi jalan...

Tak Sampai Seminggu Terungkap

SEMARANG–Kasus perampokan disertai pembunuhan di sebuah Indomaret Jalan Gajah Raya RT 5 RW 2 Kelurahan Pandean Lamper Gayamsari, hingga Sabtu (9/12) kemarin, belum terungkap....