BJL Kembali Dibesut Kocoy

813
Wahyudin “Kocoy” (IST)
Wahyudin “Kocoy” (IST)

SEMARANG – Keputusan besar diambil oleh tim futsal BJL 2000 AM Shiba jelang seri pertama Pro Futsal League (PFL) yang akan digeber 11-12 Februari 2017 mendatang.

Tim futsal pertama asal Jateng di Liga Profesional itu meutuskan untuk melakukan perombakan pelatih. Head coach Qusmaini Noor yang sebelumnya dikabarkan bakal membesut M Albar dkk urung bergabung.

Pelatih asal Malaysia itu ternyata masih terikat kontrak dengan timnas Brunei Darussalam selama piala AFF Futsal. Sebagai gantinya, manajemen bergerak cepat dengan angsung menunjuk pelatih pengganti yakni Wahyudin ‘Kocoy’. “Memang ternyata coach Qusmaini masih terikat kontrak panjang dengan timnas Brunei sehingga mau tak mau kami harus cari penggantinya. Kami sudah pastikan penggantinya Wahyudin atau yang biasa disapa Kocoy,”  kata Manajer BJL 2000 AM Shiba, Suyatno.

Selain menunjuk Kocoy sebagai head coach, BJL 2000 AM Shiba juga mendatangkan pelatih kiper kelas Nasional yakni Ade Lesmana. Ade sebelumnya merupakan pelatih kiper langganan untuk timnas futsal Indonesia.

Nama Wahyudin Kocoy sendiri sebenarnya sudah tidak asing lagi bagi tin BJL. Musim lalu, pelatih yang juga pembesut tim futsal Pra PON DKI Jakarta itu juga berhasil membawa BJL menembus babak final four di liga profesional musim pertama mereka.

Suyatno menyebut meski berganti tim kepelatihan hal tersebut tidak banyak mengganggu persiapan di dalam tim. “Saya kira tidak ada masalah. Kocoy sudah sempat beberapa kali menangani tim ini, para pemain juga sudah punya latihan terjadwal yang disusun sebelumnya jadi secara umum ngga mengganggu persiapan,” lanjut Suyatno.

Terkait persiapan tim, Suyatno mengaku saat ini anak asuhnya terus secara intensif melakukan pemantapan persiapan di Jogyakarta. Untuk tahap akhir, Suyatno mengungkapkan timnya akan kembali menggelar laga ujicoba. Rencananya dalam beberapa pekan ini BJL 2000 AM Shiba dijadwalkan akan menjajal tim tim lokal di Jogyakarta sebagai lawan tanding. “Dengan Antam FC belum bisa, jadi kami coba dengan tim tim lokal di Jogja, rencananya untuk ujicoba pertama besok,” pungkasnya. (bas/smu)