30 C
Semarang
Senin, 16 Desember 2019

Pendidikan Diklaim Sudah Lebih Baik

Must Read

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden...

Air Semut

Kota ini di tengah Gurun Gobi. Jaraknya empat jam dari kota di baratnya. Juga empat jam dari kota di...

WONOSOBO—Hasil Rembug Nasional Pendidikan yang mengevaluasi kinerja pendidikan daerah sepanjang 2016, pendidikan Wonosobo mengalami kemajuan signifikan. Tepatnya, berada di peringkat 15.

Kondisi itu sekaligus menampik stigma yang menyebutkan pendidikan Wonosobo masuk kategori buruk. Dasar yang dinilai, di antaranya, rasio pendidikan, kualifikasi guru, Uji Kompetensi Guru (UKG), prestasi siswa, indeks integritas ujian, dan sarpras ruang kelas.

Berdasar penilaian tersebut, Wonosobo dinyatakan lebih unggul dibandingkan sejumlah kabupaten lain. Bahkan, banyak di antara penilaian lebih tinggi dari standar yang ditetapkan pusat.

Kepala Dinas Pendidikan dan Olahraga (Disdikpora), Syamsul Ma’arif mengungkap, sepanjang 2016, ada penurunan porsi anggaran daerah untuk pendidikan. Yakni, sebesar 16 persen dari total APBD 2016. Sementara anggaran untuk pendidikan APBD 2015 mencapai 18,5 persen. Kendati demikian, prestasi atau kenaikan rata-rata di berbagai sektor, meningkat cukup signifikan.

Kenaikan terdapat pada indeks pembangunan manusia dengan tolak ukur lamanya rata-rata sekolah warga Wonosobo. Pada 2014, indek pembangunan manusia baru berada di 6,07 tahun. Pada 2015-2016, 6,11 tahun. Adapun harapan lama sekolah, 2015-2016 sejatinya 11,43 tahun.

Selain itu, perbandingan ruang kelas dengan siswa dan jumlah siswa dengan guru di Wonosobo, juga sudah dianggap ideal. Rombel (rombongan belajar) siswa dalam kelas juga ideal. Perbandingannya, 1 kelas banding 23 siswa. SMP: 1 banding 28. SMA: 1 banding 29 dan SMK 1 banding 27. “Rombel segitu sudah sangat ideal,” tandasnya.

Yang juga ideal perbandingan guru dengan jumlah siswa. SD: 1 banding 18. SMP: 1 banding 19. SMA 1: banding 15 dan SMK: 1 banding 18. Pun, kualifikasi guru. Hampir seluruh guru di Wonosobo merupakan lulusan S1 (D4). Adapun yang belum S1 masih tersisa 9,5 persen untuk guru SD; 10,0 persen untuk SMP; 3,9 persen untuk SMA; dan 3,6 persen untuk SMK. (cr2/isk)

Latest News

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...

Air Semut

Kota ini di tengah Gurun Gobi. Jaraknya empat jam dari kota di baratnya. Juga empat jam dari kota di timurnya. Kota yang di barat itu,...

Random News

Kerja Sama TNI-Rakyat Percepat Pembangunan

RADARSEMARANG.COM, SALATIGA - Pembangunan 12  unit RTLH (Rumah Tidak Layak Huni) bagi warga kurang mampu merupakan salah satu kegiatan fisik program TMMD (TNI Manunggal...

Pemilihan Ketua RW V Ngaliyan

RADARSEMARANG.COM - WARGA Kelurahan Ngaliyan RW V Kecamatan Ngaliyan, Semarang akan menggelar Pesta Demokrasi Pemilihan Ketua RW periode 2018-2021. Rangkaian kegiatannya dimulai 11 Maret...

Pantang Buang Peluang

SEMARANG – PSIS akan melakoni laga perdana babak 16 besar Liga 2 menjamu PSMS Medan di Stadion Utama Kendal Sore (21/9). Kemenangan di laga...

Perbaikan 12 Jembatan, Digelontor Rp 26,7 M

UNGARAN- Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Semarang akan membangun kembali 12 jembatan di wilayah Kabupaten Semarang yang rusak. Sejumlah jembatan tersebut rusak akibat...

More Articles Like This

- Advertisement -