SEMARANGSeorang tahanan Polrestabes Semarang, Ahmad Faizal Rachman, 23, warga Kuningan, Semarang Utara menjadi korban penganiayaan oleh oknum polisi. Tahanan kasus penyalahgunaan narkoba ini disiram air panas di bagian punggungnya hingga melepuh. Aksi penganiayaan itu dilakukan di ruang tahanan R11 Gedung Satuan Tahanan dan Barang Bukti (Sat Tahti) Polrestabes Semarang.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Semarang, Senin (30/1) kemarin, menyebutkan, aksi penganiayaan itu diduga dilakukan oleh AKP Subadi, yang menjabat Kepala Unit Turjawali Satuan Samapta Bhayangkara (Sabhara) Polrestabes Semarang. Sedangkan dugaan penganiayaan itu terjadi Rabu (25/1) sekitar pukul 15.00 lalu.

Penganiayaan bermula ketika Ahmad Faizal tengah membuat air panas. Caranya, dengan menyalakan korek api di bagian bawah botol berisi air mineral. Ternyata hal itu menimbulkan banyak asap hingga menyebar ke ruangan AKP Subadi di lantai II. Diduga merasa terganggu, Subadi langsung turun untuk mengecek ke ruang tahanan. Saat itu, ia mendapati Ahmad Faizal sedang menyalakan api.

Seketika, Subadi meledak kemarahannya dan langsung mengambil botol berisi air yang baru dipanasi. Selanjutnya, air tersebut disiramkan ke arah Ahmad Faizal hingga mengenai punggungnya. Akibatnya, punggung Ahmad Faizal mengalami luka melepuh cukup lebar. Kejadian itu pun diadukan Ahmad Faizal kepada keluarganya. Tak terima dengan kejadian itu, pihak keluarga melaporkan ulah oknum polisi tersebut ke Seksi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polrestabes Semarang.

Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Abiyoso Seno Aji saat dikonfirmasi, tidak membantah kejadian tersebut. Pihaknya juga telah mendapat laporan Senin (30/1) kemarin. ”Tahanan itu pun juga bersalah. Sebenarnya tidak boleh ada korek api masuk. Ini masih kita cari kebenarannya,” katanya.

Kepala Seksi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polrestabes Semarang, Kompol I Ketut Raman saat dikonfirmasi belum bisa memberikan keterangan terkait peristiwa tersebut. ”Konfirmasi sama Pak Kasat (Sabhara) dulu saja,” ujarnya singkat.

Diketahui, Ahmad Faizal Rachman ditangkap aparat Polrestabes Semarang pada 9 Desember 2016 lalu dengan barang bukti 0,25 gram sabu. (mha/aro/ce1)