Happy Center Salahi Perizinan

Must Read

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden...

Air Semut

Kota ini di tengah Gurun Gobi. Jaraknya empat jam dari kota di baratnya. Juga empat jam dari kota di...

UNGARAN– Pelanggaran tata ruang di wilayah Kabupaten Semarang kembali tejadi. Tepatnya di kompleks Happy Center di Jalan Mayor Soetoyo, Desa Bergas Lor, Kecamatan Bergas.

Kepala Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu (BPMPPTSP) Kabupaten Semarang, Valeanto Sukendro, mengatakan, pembangunannya menyalahgunakan izin yang diberikan Pemkab Semarang.“Izin yang kami berikan ke pengelola Happy Center adalah untuk usaha agrobisnis, tapi digunakan untuk usaha perkantoran atau ruko,” kata Sukendro kepada Jawa Pos Radar Semarang, Minggu (29/1).

Dugaan pelanggaran yang disampaikan BPMPPTSP ini terlihat jelas di tulisan yang tertera di tembok pembatas kompleks Happy Center sisi barat. Di tembok tersebut terpasang tulisan ‘Ruko Happy Center’ dengan ukuran huruf cukup besar. Sementara di dekat tembok tulisan tersebut, di pinggir jalan penghubung Lemahabang – Bandungan ada semacam papan billboard bertulikan ‘One Stop Shop Agrowisata’.

Pantauan Jawa Pos Radar Semarang di lapangan, di lokasi usaha yang berada tepat di depan Hotel Matahari ini tidak terlihat adanya aktivitas pelayanan wisata perkebunan/pertanian layaknya usaha agrowisata pada umumnya.

Aktivitas mencolok hanya hilir mudik petugas sekuriti menjalankan tugas pengamaman. Sesekali tampak sejumlah orang berjalan keluar masuk dari dan ke ruko yang ada. Mereka di antaranya adalah karyawan dari pengelola Happy Center, dan dari pelaku usaha lain yang menyewa ruko.

Terlihat pula banyaknya kendaraan bermotor atau mobil yang terparkir rapi di depan deretan bangunan ruko. “Langkah penindakan atas pelanggaran ini bukan di kami, ada di ranah penegak perda (Satpol PP). Kami hanya pelayanan perizinan,” lanjut Sukendro.

Sementara di lahan belakang kompleks Ruko Happy Center, Sukendro juga mensinyalir adanya pelanggaran izin tata ruang. Di lahan tersebut tengah ada aktivitas pembangunan gudang dan rumah tinggal. BPMPPTSP memastikan belum mengeluarkan izin apapun terkait pembangunan dua bangunan itu.

“Kalau IPPT (Izin Perubahan Penggunaan Tanah)-nya sudah ada, dari kawasan untuk perkebunan jadi permukiman. Tapi kalau dibangun rumah dan gudang, harusnya ada IMB atau izin usaha terkait fungsi gudang tersebut. Dan kami belum mengeluarkan semua itu,” tuturnya.

Saat ditemui dilokasi, Wuryan yang merupakan pemborong bangunan gudang, tidak mengetahui secara persis soal perizinan dari gudang yang tengah dikerjakannya. Ia hanya dapat order untuk membangun gudang.

“Digunakan untuk gudang apa, saya juga tidak tahu. Kalau masalah izin, mungkin yang tahu manajemen kantor di depan, Happy Center,” katanya. Sementara itu, hingga kini belum ada penjelasan dari Happy Center terkait tudingan pelanggaran izin tata ruang tersebut.

Wulan, pimpinan Happy Center menolak diwawancarai saat koran ini hendak melakukan klarifikasi. “Wawancara tentang (apa)? (Terkait perizinan) maaf saya tidak bisa kayaknya,” katanya saat dihubungi via telepon selularnya. (ewb/aro)

- Advertisement -

Latest News

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...

Air Semut

Kota ini di tengah Gurun Gobi. Jaraknya empat jam dari kota di baratnya. Juga empat jam dari kota di timurnya. Kota yang di barat itu,...

Random News

Daerah Diminta Komitmen Lindungi Keluarga

SEMARANG-DPRD terus mengampanyekan Raperda Ketahanan Keluarga di Jawa Tengah. Dewan meminta agar kabupaten/kota atau daerah lain, bisa ikut mendukung. Karena semua dilakukan untuk meningkatkan...

Pengguna Layanan 4G Meningkat

SEMARANG – Sejak diluncurkan pada Desember 2014 lalu, pengguna layanan 4G terus meningkat. Hal ini seiring dengan kebutuhan masyarakat dalam penggunaan layanan 4G sebagai...

Warga Perum ABI Kekurangan Air Bersih

UNGARAN-Warga Perumahan Alam Bawen Indah (ABI) di Lingkungan Candi, Kelurahan Doplang, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang, mengadu ke DPRD Kabupaten Semarang, kemarin. Mereka merasa...

Petir Sambar Rumah, Genteng Rontok

DEMAK-Hujan deras yang diiringi angin kencang dan sambaran petir menerjang Desa Bantengmati, Kecamatan Mijen. Akibatnya, sebuah rumah milik Hasnawi, warga RT 6 RW 1...

More Articles Like This

- Advertisement -