33 C
Semarang
Minggu, 5 Juli 2020

Produk Hukum Diharapkan Berbasis Pancasila

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

SEMARANG – Produk hukum yang dibuat harus sesuai dengan Pancasila. Namun hal ini diperlukan upaya keras. Pasalnya, nilai-nilai abstrak Pancasila harus diterjemahkan terlebih dahulu ke dalam tataran yang lebih konkret sehingga dapat diukur.

Pengamat politik Refly Harun mengatakan dengan menerjemahkan ke dalam nilai konkret, akan lebih mudah untuk mengukur apakah produk undang-undang sudah sesuai dengan Pancasila atau belum.

”Sehingga peraturan perundang-undangan yang tidak sesuai dengan Pancasila harus segera diganti. Dengan jalan pembentukan peraturan baru atau uji materi di MK,” paparnya dalam seminar nasional Eksistensi PDIH dalam Membangun Sistem Hukum Nasional yang Berbasis Nilai-nilai Pancasila di Wisma Perdamaian Semarang, Kamis (26/1).

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengatakan peraturan hukum memang sudah seharusnya didasarkan pada Pancasila, dasar untuk membuat segala peraturan perundang-undangan. Ia mengatakan, Pancasila dapat digunakan sebagai dasar di segala bidang.

”Di bidang politik, politikus yang Pancasilais itu misalkan dengan rembugan. Itu Pancasilais. Harus ada kelompok yang terwakili dalam hal ini,” ujarnya dalam acara yang juga dihadiri Bupati Kudus, Mustofa dan Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi.

Sementara itu, Rektor Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Semarang, Suparno berharap dengan berlangsungnya acara ini masyarakat dapat bersama-sama mensikapi persoalan yang sedang dihadapi bangsa Indonesia dengan dilandasi nilai-nilai Pancasila.

”Kami ingin agar nilai-nilai Pancasila dapat dijunjung tinggi. Sehingga dapat menciptakan masyarakat yang baik dalam hidup berbangsa dan bernegara,” ujarnya. (sga/ric/ce1)

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Mayat Dalam Karung Gegerkan Warga

RADARSEMARANG.COM, KAJEN - Warga Desa Kalijambe, Kecamatan Sragi, Kabupaten Pekalongan, Rabu (17/01) kemarin, digegerkan dengan penemuan mayat dalam karung di aliran sungai Sragi. Mayat...

DPRD Ajukan Pakta Integritas

SALATIGA – Drama persetujuan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Salatiga 2017 – 2022 akhirnya berakhir, Selasa (21/11). DPRD menyetujui dan menandatangani persetujuan...

Sendirian di WC, Balita Terkubur Longsor

RADARSEMARANG.COM, WONOSOBO—Hujan yang terus-menerus mengguyur wilayah Kecamatan Kepil  selama dua hari berturut-turut, menyebabkan longsor  di 5 titik di Desa Burat. Di  titik Dukuh Krajan,...

Puskesmas di Kendal Kekurangan Dokter 

RADARSEMARANG.COM, KENDAL - Kendal masih banyak kekurangan dokter untuk ditempatkan dan bertugas di Puskesmas. Yakni dari kebutuhan untuk 30 Puskemas di Kendal minimal sebanyak...

Pemakai Sabu Mendominasi

RADARSEMARANG.COM, TEGAL – Sepanjang 2017, Satuan Narkoba Polres Tegal Kota telah mengungkap 27 kasus. Jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, memang ada penurunan dalam pengungkapan....