33 C
Semarang
Selasa, 26 Mei 2020

Kinerja Pejabat Tak Maksimal, Pemkab Gandeng Kejari

Another

Karya Didi Kempot: Ditulis Sekarang, Terkenal Puluhan Tahun Kemudian (5)

Manisnya karir tak didapat Didi Kempot begitu saja. Ada perjuangan berat yang dilalui. Kuncinya adalah terus berjalan di jalur...

Memungut Keteladanan sang Kakak untuk Kejar Impian Kesuksesan (4)

Mamiek Prakoso yang pintar ngomong jadi motivator bagi sang adik yang pendiam, Didi Kempot. Hubungan keduanya dekat, meski Didi...

Di Bus Kota Nyanyi Lagu Indonesia, di Bus AKAP Lagu Jawa (3)

Bahkan saat mulai awal mengamen di Solo pun, Didi Kempot sudah membawakan lagu ciptaan sendiri, Cidro salah satunya. Suaranya...

UNGARAN – Pemkab Semarang menggandeng kejaksaan untuk melakukan pendampingan terhadap dinas dalam menjalankan proyek pembangunan. Hal tersebut dilakukan mengingat selama ini masih banyak pejabat yang ragu dan ketakutan dalam menjalankan program-program pemerintah. Kondisi tersebut membuat kinerja aparatur daerah tak maksimal.

“Kerjasama ini menyangkut tiga hal pokok. Yakni bantuan hukum, pertimbangan hukum dan tindakan hukum lainnya,” ujar Bupati Semarang Mundjirin usai penandatangan MoU dengan Kejaksaan Negeri (Kejari), Jumat (27/1).

Melalui kerjasama tersebut diharapkan pimpinan perangkat daerah nantinya bisa melakukan konsultasi hukum terkait tugas pokok fungsinya. Sehingga tidak ada keraguan dalam menjalankan tugasnya.

Dikatakan Mundjirin, perkembangan regulasi yang mendasari pelaksanaan kegiatan pemerintahan saat ini cukup dinamis. Sehingga ada banyak peraturan perundang-undangan yang harus dipahami oleh para penyelenggara pemerintahan.

Karenanya, jika tidak yakin dengan dasar aturan yang ada bisa melakukan konsultasi hukum dengan kejaksaan. “Pihak Kejari bisa memberikan pertimbangan hukum yang diminta oleh perangkat daerah agar pelaksanaan kegiatan sesuai aturan yang berlaku,” tuturnya.

Kajari Kabupaten Semarang Nanang Gunaryanto menjelaskan kerjasama tersebut murni di bidang perdata dan tata usaha negara (DATUN). Ia mencontohkan apabila ada pejabat daerah yang digugat oleh warga karena keputusan tata usaha negaranya, maka jaksa pengacara negara mendampingi pemda. “Itu atas dasar surat perintah kuasa khusus (yang diberikan Pemerintahan Daerah),” kata Nanang.

Kajari membantah jika kerja sama ini akan tumpang tindih dengan tugas Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D) yang dibentuk berdasarkan Instruksi Jaksa Agung Nomor INS-001/A/JA/10/2015 tanggal 5 Oktober 2015.

Menurutnya TP4D menjalankan tugas menyangkut pelaksanaan proyek kegiatan dan pembangunan. “Dalam pelaksanaan tugasnya, TP4D melibatkan unsur kasi intelejen, kasi Datun dan Kasi Pidsus Kejari,” tuturnya.

Sementara itu Kepala Bagian Tata Pemerintahan Setda Nunik Ari Rahayu menjelaskan kerja sama tersebut merupakan kelanjutan dari kesepakatan sebelumnya. Dimana kerja sama tahun 2017 ini merupakan tahap ke lima yang telah dirintis sejak tahun 2011 lalu. “Penjabaran teknis dari kesepakatan kerjasama ini akan diterbitkan surat kuasa khusus,” tutur Nunik.

Selama masa kerja sama tersebut telah terjalin beberapa implementasi teknis antara perangkat daerah dan Kejari Kabupaten Semarang. Diantaranya pendampingan hukum pelaksanaan program PNPM Mandiri yang ditangani Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa. Selain itu juga kerja sama pendampingan hukum bidang DATUN di RSUD Ungaran dan RSUD Ambarawa serta Dinas Pendidikan. Adapula pendampingan oleh Kejari kepada PD BPR BKK Ungaran dan PD BKK Susukan. (ewb/zal)

Latest News

Karya Didi Kempot: Ditulis Sekarang, Terkenal Puluhan Tahun Kemudian (5)

Manisnya karir tak didapat Didi Kempot begitu saja. Ada perjuangan berat yang dilalui. Kuncinya adalah terus berjalan di jalur...

Memungut Keteladanan sang Kakak untuk Kejar Impian Kesuksesan (4)

Mamiek Prakoso yang pintar ngomong jadi motivator bagi sang adik yang pendiam, Didi Kempot. Hubungan keduanya dekat, meski Didi sering sungkan minta sangu kepada...

Di Bus Kota Nyanyi Lagu Indonesia, di Bus AKAP Lagu Jawa (3)

Bahkan saat mulai awal mengamen di Solo pun, Didi Kempot sudah membawakan lagu ciptaan sendiri, Cidro salah satunya. Suaranya yang merdu dan karakternya yang...

Mengenang Didi Kempot: Balik Solo, Jual Sepeda, Beli Gitar (2)

Selain supaya bisa bersekolah lagi, Didi Kempot dititipkan ke sang pakde yang personel militer agar tidak mbeling. Di Samarinda bakat musiknya mulai terasah, juga kegemarannya...

Dari Cidro sampai Ojo Mudik: Mengenang Hidup dan Karir Didi Kempot (1)

Dengan segala popularitasnya, Didi Kempot tak pernah repot dengan riders tiap kali manggung. Meninggalkan satu lagu lagi bertema virus korona. ANTONIUS CHRISTIAN, Solo-DUWI SUSILO, Ngawi, Jawa...

More Articles Like This

Must Read

Langganan Banjir

PENGENDARA mobil dan sepeda motor menerjang banjir di Jalan Tanjung, Kota Semarang, Kamis (1/6). Hujan lebat yang menguyur menjadi penyebab banjir di sepanjang jalan...

Puan Lantik 21 Pengurus DPC BMI

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Ketua Bidang Politik dan Keamanan Dewan Perwakilan Pusat (DPP) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Puan Maharani akan melantik 21 pengurus Dewan...

Air Rob Sayung Makin Parah dan Meluas

DEMAK-Ari rob dalam dua hari terakhir kembali menenggelamkan sejumlah wilayah desa di Kecamatan Sayung. Selain di Desa Bedono, Sriwulan dan Timbulsloko, air gelombang pasang...

ASN Wajib Berseragam Batangan Tiap Tanggal 8

RADARSEMARANG.COM, BATANG – Sejak tanggal 8 Februari 2018, seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Batang wajib mengenakan baju daerah khas Batang...

Mangkang Siap Tampung Bus AKAP dan AKDP

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Pemindahan Terminal Terboyo ke Terminal Mangkang dan Penggaron, masih semrawut. Meski sejak 15 Januari 2018 lalu, Terminal Terboyo ditutup total, pemindahan...

Ratusan Proyek Belum Dikerjakan

SEMARANG-Ratusan proyek infrastruktur yang dialokasikan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Semarang 2017 sebesar Rp 4,5 triliun, ternyata baru terserap Rp 1,2...