33 C
Semarang
Selasa, 11 Agustus 2020

Togel Dikeluhkan, Pengecer Ditangkap

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

KAJEN–Maraknya tempat penjualan judi toto gelap (Togel) yang sudah merambah di 5 kecamatan di Kabupaten Pekalongan, dikeluhkan warga. Yakni, di Kecamatan Kajen, Bojong, Wiradesa, Tirto, Kesesi dan Siwalan, dan Kecamatan Bojong. Karena itulah, anggota Sat Intelkam Polres Pekalongan melakukan penggerebekan tempat penjualan judi Toto Gelap (Togel) di Desa Bukur, Kecamatan Bojong, Rabu (25/1) kemarin.

Hasilnya, Kusnadi alias Gendut, 59, warga Desa Bukur, Kecamatan Bojong, pengecer Togel Hongkong berhasil diamankan bersama sejumlah barang bukti. Yakni satu lembar rekapan Togel Hongkong, tiga lembar leretan angka pembelian, uang senilai Rp 104 ribu, 19 kertas ramalan angka judi togel dan tiga balpoint warna hitam.

Dari informasi tersebut, akhirnya anggota Sat Intelkam Polres Pekalongan, menindaklanjuti informasi tersebut dengan menyamar sebagai pembeli. Akhirnya Kusnadi alias Gendut, 59, warga Desa Bukur, Kecamatan Bojong, ditangkap.

“Saat penangkapan di lokasi, terdapat sejumlah barang bukti berupa uang, kertas rekapan, balpont dan kertas ramalan. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatanya, tersangka masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut, dan dikenai Pasal 303 KUHP tentang perjudian dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara,” jelas Kasubag Humas Polres Pekalongan, AKP Aries Tri Hartanto.

Sementara itu, pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Pekalongan, KH Ahmad Mahmudin menegaskan bahwa tiga bulan terakhir penjualan judi togel di Kabupaten Pekalongan, mulai meresahkan. Karena penjualannya dilakukan oleh para pedagang kaki lima, secara terbuka dan mulai menyebar di beberapa kecamatan.

Menurutnya, dengan adanya penangkapan pengecer togel di Desa Bukur, Kecamatan Bojong, membuat efek jera bagi pengecer dan pembeli yang lain. Harapannya, tidak ada lagi perjudian apapun di Kabupaten Pekalongan. “Kami berharap, pihak Polres Pekalongan, benar–benar memberantas semua bentuk perjudian dan tidak ada yang ditolerir,” tegas KH Ahmad Mahmudin. (thd/ida)

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Proyek Tanggul

RADARSEMARANG.COM - Sejumlah pekerja memasang besi kolom untuk proyek pembangunan lining atau tanggul di Kalibaru Barat (KBB) dan Kali Baru Timur (KBT) Kawasan Pelabuhan...

Positif, 32 Unggas Mati karena Flu Burung

"Unggas yang mati terdiri atas ayam buras, itik, dan entok atau itik manila,” drh Nurul Khasanah TEMANGGUNG—Peternak ayam di Desa Keblukan, Kecamatan Kaloran, Kabupaten Temanggung, dikejutkan...

Membumikan Hidup Toleransi

Belajar di negara orang, dengan teman yang juga berasal dari berbagai negara membuat Arif Royyani mendapatkan satu pelajaran hidup. Yakni tentang bagaimana menghargai perbedaan....

Polisi Buru Penyebar Hoax Bom di Polsek Ngaliyan

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Kepolisian Polrestabes Semarang mengimbau masyarakat agar tidak resah atas kabar hoax tentang adanya bom di Polsek Ngaliyan beberapa hari lalu. Sebab, paketan mencurigakan...

Dukung BPJS Kesehatan Cover Semua Warga  

RADARSEMARANG.COM, DEMAK - Pemkab Demak mendukung upaya BPJS kesehatan untuk meng-cover jaminan kesehatan kepada semua warga di Kota Wali. Peran Pemkab Demak dalam mewujudkan...

Perketat Pengamanan

RADARSEMARANG.COM - POLISI bersenjata lengkap menjaga toko emas di Jalan Haji Agus Salim (Kranggan) Kota Semarang, Jumat (22/6). Setelah Lebaran banyak warga menjual emas...