33 C
Semarang
Rabu, 23 September 2020

Karena Berkelahi Tak Ada Gunanya

Pimpinan Parpol di Jateng Sepakat Jaga Persatuan dan Kondusivitas

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

SEMARANG – Pimpinan parpol di Jateng sepakat untuk rutin duduk bareng membahas permasalahan yang muncul. Mereka juga berkomitmen mewujudkan Jateng yang aman, dan kondusif meski di perhelatan politik seperti pilkada mengusung pasangan calon yang berbeda-beda.

Kesepakatan tersebut muncul dalam acara Silaturahmi Parpol-parpol Jateng Jilid II yang digelar di Crowne Plaza Hotel, Rabu (25/1) malam. ”Jika semua partai bisa duduk bersama, kegaduhan yang menggoyahkan kondusivitas tidak akan terjadi,” kata Ketua DPW PKB Jateng KH Yusuf Chudlori. Pria yang akrab disapa Gus Yusuf ini mengakui, kegaduhan politik di tingkat pusat antar elite parpol, terutama terkait Pilkada DKI Jakarta, sebenarnya tidak berpengaruh di Jateng.

Menurutnya, Jateng menjadi indikator kerukunan secara nasional. ”Kalau di Jateng gaduh, di wilayah lain akan lebih gaduh. Kita menunjukkan kalau kita bisa bersama, meski sekarang sedang berkompetisi di pilkada,” paparnya pada acara yang dimoderatori Wakil Ketua DPRD Jateng Sukirman tersebut.

Acara yang digelar oleh PKB sebagai tuan rumah tersebut mengusung tema ”Membangun Jateng dengan Nilai-Nilai Kebangsaan”. Hadir dalam acara tersebut Ketua DPD PDI Perjuangan Jateng Bambang ”Pacul” Wuryanto, Wakil Ketua DPD Partai Gerindra Jateng Sriyanto Saputro, Ketua DPW PPP Jateng Masruhan Samsurie, dan Ketua DPD Nasdem Jateng Setyo Maharso.

Hadir pula Ketua DPW PKS Jateng Kamal Fauzi, Ketua DPD I Partai Golkar Jateng Wisnu Suhardono, Ketua DPW PAN Jateng Wahyu Kristianto, Wakil Ketua DPD Partai Demokrat Jateng Tety Indarti, dan Ketua DPRD Jateng Rukma Setyabudi. Hanya pimpinan parpol dari Hanura yang absen.

Bambang Pacul yang mengajak Sekretaris DPD PDI Perjuangan Bambang Kusriyanto dan Bendahara Agustina Wilujeng berharap pertemuan ini bisa memberi kesejukan pada perhelatan pilkada 7 Februari nanti. ”Tahun ini ada pilkada di 7 kabupaten/kota di Jateng. Tahun depan ada 7 lagi ditambah pilgub. Tidak ada gunanya kita berkelahi terus. Mengapa tidak duduk bareng dan berembuk saja ?” tandasnya.

Wisnu Suhardono mengajak pimpinan parpol memberi sosialisasi di masyarakat bahwa di antara mereka tidak ada perbedaan pandangan. ”Ini bisa jadi acuan nasional. Kalau di Jateng bisa akur, mengapa di tempat lain tidak?” katanya.

Sementara Rukma Setyabudi mengajak pertemuan itu menjadi ajang deklarasi bersama untuk membendung radikalisme, intoleransi, dan maraknya ujaran kebencian. ”Mari kita jaga Jateng tetap sejuk, aman, dan damai,” tandasnya. Pertemuan tersebut adalah yang kali kedua, setelah pertemuan pertama digagas oleh PDI Perjuangan. (amh/ric/ce1)

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Manfaatkan Gedung PPI Jadi Galeri IKM

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Revitalisasi Kota Lama terus berjalan. Sejumlah gedung telah direnovasi dan mulai dimanfaatkan. Kali ini empat blok bangunan milik PT Perusahaan Perdagangan Indonesia...

Harga Rumah Naik 10 Persen

SEMARANG – Real Estate Indonesia (REI) Jawa Tengah mengindikasikan terjadi kenaikan harga rumah di awal tahun antara 5 – 10 persen. Kenaikan terjadi seiring...

Tak Terawat, Tugu Perahu Dicat Ulang

KENDAL- Puluhan pemuda yang mengatasnamakan diri Pemuda Kendal melakukan aksi pengecatan Tugu Perahu di Weleri, tepatnya di perbatasan Kendal-Batang. Aksi pengecatan tersebut dilandasi rasa...

Produsen Keramik Lokal Mulai Bergeser ke Granit

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Produsen keramik lokal mulai melakukan diversifikasi produk ke lantai granit. Hal ini sebagai antisipasi dari stagnansi pertumbuhan pasar keramik. Director Sales &...

UTC Hadirkan Waroeng Kongkow untuk Berbuka

SEMARANG - Lokasi di sekitaran kampus, dimanfaatkan oleh UTC hotel dengan menawarkan promo buka puasa murah dan terjangkau bagi kalangan mahasiswa. Dengan konsep ‘Waroeng...

Rp 438 Juta untuk Guru PAUD

MUNGKID-- APBD Kabupaten Magelang menganggarkan Rp 438 juta untuk membantu transportasi guru PAUD. Mereka akan menerima bantuan Rp 150 ribu per bulan. "Jumlahnya memang belum...